Melangkah ke pelaminan bersama dengan pasangan yang kita cintai tentu menjadi salah satu langkah besar dalam hidup seorang wanita. Tapi bukan tidak mungkin, ikatan suci yang tinggal satu langkah lagi bisa gagal. Sudah banyak yang mengalami gagal menikah walau tinggal beberapa waktu saja. Mungkin Anda ingin belajar untuk tidak mengulangi kepedihan yang sama.

1. Pasangan Yang Egois

Semakin dekat hari H pernikahan, ego masing-masing akan semakin terlihat. Misalnya ber argumen terlalu panjang untuk memilih dekor resepsi atau bertengkar karena tidak sreg warna gaun pengantin. Hal seperti ini akan membawa Anda dan pasangan pada titik ‘baru mau menikah saja sudah bertengkar hebat begini, bagaimana kalau sudah menikah?’ Akhirnya Anda dan pasangan goyah, akhirnya tak jadi menikah.

2. Ragu-Ragu Memilih Pasangan

Rasa ragu bisa muncul di detik-detik terakhir. ‘Benarkah dia yang terbaik untukku?’ ‘Apakah aku akan bahagia dengannya?’ dan segala pertanyaan seperti itu akhirnya membuat Anda atau pasangan goyah dan akhirnya batal menikah. Hal ini biasanya terjadi jika pasangan tidak terbuka tentang dirinya atau bisa jadi karena kharisma pasangna kurang kuat untuk meyakinkan pasangannya.

3. Ketahuilah Sifat Buruk Pasangan

Proses pacaran yang berkualitas itu penting untuk lebih mengenal pasangan Anda. Kenali sifat pasangan, kepribadiannya, aibnya, juga kebiasaan buruknya. Jika suatu saat sifat itu muncul, Anda sudah tak kaget lagi dan bisa menerimanya. Namun, jika Anda masih ragu berarti Anda memang belum siap menikah. Ingatlah, segala sesuatu yang terburu-buru biasanya penuh dengan kejutan yang mungkin tidak terlalu bagus dampaknya bagi Anda.
Nah, sebelum hal-hal seperti ini menghancurkan langkah Anda ke pelaminan, yuk belajar untuk lebih bisa mengendalikan diri dan persiapkan diri untuk melanjutkan ke jenjang pernikahan dengan  matang. Jangan lupa yang paling penting adalah periksa kesehatan untuk masing-masing pasangan dan hasilnya harus diberitahu ke pasangan masing-masing.