Solid Gold SMG-Emas naik di hari Rabu ini waktu New York, rebound dari hari sebelumnya yang menyentuh level 9 bulan terendahnya sebesar $1,200 per ounce, kenaikan hari ini akibat mengecewakannya rilis data manufaktur AS yang memicu aksi jual saham pada Wall Street dan mendorong para investor mencari alternatif pada aset safe haven pada logam mulia tersebut.

Bullion juga mempertegas kestabilan dollar AS ditengah penurunan pada imbal hasil obligasi Treasury AS dan melemahnya saham-saham global. Penurunan tajam pada saham-saham penerbangan dan yang berhubungan dengan transportasi setelah adanya diagnosa pertama Ebola di AS juga telah mengantarkan Indeks S&P 500 turun lebih dari 1%.

Sementara itu, aktivitas manufaktur AS September lalu melambat dari yang diperkirakan sebelumnya meskipun perekrutan tenaga kerja pada sektor swasta naik, pertanda masih adanya pertumbuhan ekonomi yang tidak merata di negeri Paman Sam. Hari Rabu The Institute for Supply Management (ISM) menyatakan bahwa indeks aktivitas manufaktur nasional Agustus lalu turun.

Spot emas naik sebesar 0.5% ke level $1,214.45 per ounce pukul 2:10 siang (16:10 GMT), sebelumnya sempat tergelincir sebesar 10 sen ke level 9 bulan terendahnya di level $1,204.40.

Sementara emas berjangka bulan Desember di COMEX terselesaikan naik $3.90 per ounce ke level $1,215.50.

Pada kuartal ke-3 ini emas mengalami penurunan sebesar 9%, mencatat penurunan bulanan tertajam sejak Juni 2013 lalu dan penurunan kuartalan pertama sepanjang tahun 2014 ini. Penurunan tersebut sebagai akibat dari Federal Reserve AS yang pada bulan lalu mengindikasikan akan menaikkan suku bunga pinjaman lebih cepat dari perkiraan awal. (bgs)

Sumber : Reuters