Analisis Fundamental Berbeda dengan Analisis Teknikal yang berkutat dengan grafik, Analisis Fundamental mengharuskan kita untuk tahu lebih banyak tentang dunia dan isu-isu global. Singkat kata, kita wajib melek berita. Mulai dari masalah ekonomi, sosial, dan politik yang mempengaruhi supply dan demand harus kita ketahui.

Kita tentu belum lupa pelajaran dasar ekonomi saat sekolah dulu, bukan? Tentang hukum supply dan demand yang mempengaruhi harga. Tapi jangan pikir cara analisis tipe ini akan semudah itu. Sebab ada banyak berita di dunia yang menjadi data kita, namun tidak semua data tersebut dapat kita gunakan sebagai analisis pergerakan market. Di sinilah kesulitan Analisis Fundamental, kita dituntut untuk jeli mengamati dan membaca data.

Kesulitan membayangkannya? Oke, mari kita langsung terjun ke praktiknya saja.

Misalnya kita trading menggunakan pair USD/JPY:
Pada pair ini yang menjadi base adalah USD, sehingga mata uang inilah yang akan menjadi penentu aksi (buy atau sell) kita.

Jika kita membaca berita yang menunjukkan kemungkinan pemerintah Jepang akan menurunkan nilai Yen, aksi yang mesti kita lakukan adalah BUY USD/JPY.

Sebaliknya, jika Dolar memberi sinyal-sinyal penguatan maka order yang harus kita lakukan adalah SELL USD/JPY.

Singkat kata, Analisis Fundamental adalah tentang baik-buruknya ekonomi sebuah negara. Ketika baik, kita harus melakukan sell atau buy, ketika ekonomi sebuah negara memburuk.

Nantinya, kita akan mempelajari data ekonomi mana yang memengaruhi gerak harga mata uang dan mengapa demikian. Kita akan mengetahui siapa Gubernur The Fed dan bagaimana setiap kata yang diucapkannya mampu mengubah nilai mata uang, serta bagaimana harga penjualan ritel mencerminkan kondisi ekonomi suatu negara.

Singkatnya, Analisis Fundamental adalah cara menganalisis mata uang dari kuat atau lemahnya ekonomi suatu negara.

baca juga artikel ini :

Jenis Jenis Analisis
Analisis TeknikalĀ 
Analisis Sentimen Pasar
Analisis Terbaik

baca Disclaimer