Inti dari analisis ini adalah mengamati pergerakan harga. Itu saja.Lalu bagaimana cara kita menganalisis pergerakan harga? Well, sebenarnya cukup mudah. Caranya adalah dengan melihat histori dari pergerakan harga dan dari data yang telah tersedia, kita bisa memperkirakan bagaimana pergerakan pair mata uang DAN ke mana dia akan bergerak.

Prinsip dari analisis ini adalah kepercayaan bahwa, “sejarah akan selalu berulang”. Situasi boleh berbeda, tetapi pergerakan harga akan selalu sama. Sehingga setiap Analis Teknikal akan selalu mencari pola sama yang terbentuk sebelumnya. Dari sana mereka akan memiliki gambaran bagaimana harga akan bergerak.

Analisis Teknikal identik dengan grafik. Para analis teknikal percaya selain sebagai peta pergerakan harga, grafik adalah pencatat data histori trading. Dari sanalah para analis ini mendapatkan “bocoran” tentang pergerakan harga.

“Bukankah jika melihat grafik yang sama, kita akan memiliki hasil analisis yang sama?”

Oh, tidak kawan. Meski kita menganalisis grafik yang sama, bahkan dalam satu ruangan, analisis kita akan berbeda. Sebab Analisis Teknikal SANGATLAH subjektif. Sama berbedanya seperti dua orang yang melihat gajah dari depan dan belakang.

Yang terpenting di atas semuanya adalah memahami konsep dasar teknikal analisis, jadi kita tak perlu menjedotkan kepala ke tembok saat nanti topik menjadi lebih serius. Misalnya seperti Fibonacci, Support and Resistance, atau Japanese Candlestick…

Tidak. Kita tidak sedang membicarakan lilin dari Negeri Sakura.

“Lalu, apa nama-nama aneh di atas itu?”

Dengar Kawan, nama-nama aneh itulah yang akan membantu kita untuk mendapatkan profit. Jadi mulai sekarang, siapkan diri untuk menghafalkan nama-nama aneh dalam dunia trading Forex dan jadikan mereka sebagai mantra keberhasilanmu.

baca juga artikel ini :

Jenis Jenis Analisis
Analisis Fundamental 
Analisis Sentimen Pasar
Analisis Terbaik

baca Disclaimer