PT.SolidGoldSemarang~ Australia dan dolar jatuh ke titik dimana mereka meraih awal terburuk tahunan sejak mulai diperdagangkan secara bebas di tengah kekhawatiran ekonomi China sedang berjuang untuk mendapatkan kembali momentum.

Aussie dan dolar Selandia Baru jatuh di tengah krisis di Cina, yang merupakan pembeli terbesar komoditas yang adalah konsumen kunci untuk Australia dan Selandia Baru. Kekhawatiran bahwa perlambatan di negara dengan ekonomi terbesar di Asia itu mungkin semakin dalam menajdi lebih buruk kemarin saat bank sentral memangkas suku bunga acuan yuan untuk hari ketujuh berturut-turut, mengirim mata uang China ke level terendah dalam lima tahun. Yen ditutup pada level tertinggi dalam empat bulan terhadap dolar AS kemarin, menyusul merosotnya saham di seluruh dunia, memacu permintaan untuk havens.

Aussie berada di level 70,79 sen AS pada pukul 09:27 pagi waktu Tokyo dari level 70,72 sehari sebelumnya. Itu turun hampir 3 persen hingga kemarin, menajdikannya sebagai start terburuk tahunan sejak kontrol mata uang yang ditolak pada bulan Desember tahun 1983, menurut data yang dikumpulkan oleh Bloomberg. Kiwi sedikit berubah pada level 66,49 sen AS. Kiwi juga melemah hampir 3 persen tahun ini.

Yen berada di level 118,63 dari level 118,47 dolar pada saat ditutup di level tertinggi sejak 24 Agustus pada kemarin. Bloomberg Dollar Spot Index, yang melacak kinerja greenback terhadap 10 mata uang dengan mitra dagang utama, mencapai level terkuat yang pernah tercatat di data yang dimulai pada akhir tahun 2004 kemarin. (sdm)

Sumber: Bloomberg
baca Disclaimer