SGB LAMPUNG – Pada awal perdagangan bursa Hong Kong Selasa (14/06), indeks Hang Seng dibuka turun, saat ini terpantau turun -17,52 poin atau -0,09% pada 20495.47. Pelemahan indeks Hang Seng terdorong pelemahan Wall Street dan kekuatiran ekonomi Tiongkok.

Bursa Saham AS ditutup melemah pada akhir perdagangan Senin di AS, dengan investor mencermati pertemuan The Fed minggu ini dan kekuatiran Brexit, apakah Inggris memilih untuk meninggalkan Uni Eropa atau tidak. Indeks Dow Jones ditutup turun 0,74 persen, di 17,732.48, dengan penurunan tertinggi saham Microsoft. Indeks S & P 500 ditutup turun 0,81 persen, pada 2,079.06, dengan sektor bahan memimpin semua 10 sektor yang lebih rendah. Indeks Nasdaq ditutup turun 0,94 persen, pada 4,848.44.

Indeks Hang Seng juga masih tertekan kekuatiran ekonomi Tiongkok, ditambah dengan melemahnya bursa Shanghai yang memberikan sentimen negatif bagi bursa Hong Kong.

Mengawali perdagangan saham di bursa Tiongkok Selasa (14/06), Indeks Shanghai dibuka bergerak naik turun, saat ini terpantau naik tipis 3,60 poin atau 0,13 persen pada 2836.67. Naik turunnya Indeks Shanghai terpicu kekuatiran ekonomi Tiongkok.

Sentimen negatif juga datang dari kekuatiran apakah Inggris jadi meninggalkan Uni Eropa atau tidak, yang akan ditentukan dalam referendum 23 Juni di Inggris.

Pada awal perdagangan pagi ini, saham-saham yang turun adalah saham CK Hutchison Holdings Ltd yang turun -0,61 persen, saham Hang Seng Bank Ltd turun -0,52 persen, saham China Shenhua Energy Co Ltd turun -0,32 persen, saham Hang Lung Properties Ltd turun -0,27 persen, saham AIA Group Ltd turun -0,22 persen.

Sementara itu pergerakan indeks berjangka Hang Seng pagi ini terpantau turun -66,00 poin atau -0,32% pada 20,312.00, naik dari penutupan perdagangan sebelumnya pada 20,378.00.

Pergerakan indeks Hang Seng selanjutnya berpotensi melemah terbatas dengan kekuatiran ekonomi Tiongkok dan kekuatiran global. Indeks Hang Seng diperkirakan akan bergerak di kisaran Support 19.888-19.390 dan kisaran Resistance 20.828-21.364.

http://vibiznews.com/2016/06/14/awal-indeks-hang-seng-14-juni-tertekan-pelemahan-wall-street-dan-ekonomi-tiongkok/