SOLID GOLD BERJANGKA – Bagi masyarakat yang ingin berinvestasi, khususnya calon investor yang memiliki modal kecil atau minim pengalaman, salah satu alternatif perencanaan finansial masa depan yang patut dicoba adalah reksadana. Pada umumnya, reksadana dikenal sebagai wadah atau tempat untuk menghimpun dana dari masyarakat yang ingin melakukan investasi. Tipe investasi ini membantu pengelolaan dana masyarakat yang kurang memahami strategi investasi. Dana dari masyarakat yang diinvestasikan itu dikelola oleh manajer investasi dalam portofolio efek.

Mengelola keuangan memang cukup sulit, terlebih jika orang tersebut belum terbiasa melakukannya. Diperlukan pihak-pihak tertentu yang bisa dipercaya dalam pengelolaannya, karena itu reksadana hadir di tengah-tengah masyarakat dalam membantu perencanaan finansial. Berbeda halnya dengan investasi pribadi berupa aset keuangan atau riil, dalam reksadana, modal investasi tersebut merupakan milik bersama bagi para pemodal yang menginvestasikan uangnya.

Mengapa reksadana menjadi alternatif dalam mengatur finansial anda? Karena reksadana memiliki beberapa manfaat antara lain:

  1. Reksadana merupakan wadah berkumpulnya dana, maka pemodal yang memiliki dana yang tidak cukup banyak tetap dapat melakukan investasi, sehingga risiko kerugiannya kecil. Di reksadana, modal investasi akan mudah diverifikasi melalui berbagai jenis investasi seperti obligasi, saham, dan deposito baik dalam pasar uang maupun pasar modal.
  2. Dalam mengatur perencanaan finansial, reksadana memberi kemudahan dalam menentukan instrumen yang tepat, karena tidak semua masyarakat memiliki pengetahuan tentang saham dan sebagainya.
  3. Efisiensi waktu; masyarakat yang berinvestasi tidak perlu repot mengelola dan mengatur strategi investasinya karena dialihkan kepada manajer reksadana.

Selain manfaat berinvestasi di reksadana, masyarakat juga perlu mengetahui macam-macam reksadana yang bisa menjadi alternatif perencanaan finansial anda antara lain:

  1. ETF; reksadana jenis ini diperjualbelikan di bursa efek, misalnya Bursa Efek Jakarta. Bedanya unit penyertaannya tidak dijual pada manajer investasi, melainkan dijual lewat pialang di bursa. Sehingga manajer investasi tidak perlu memikirkan jual-beli portofolio.
  2. Reksadana campuran; jenis reksadana ini menginvestasikan dananya pada saham (efek ekuitas), serta obligasi dan deposito (efek utang). Tingkat fleksibilitas dalam pengaturan alokasi dana dan pemilihan portofolio pada reksadana campuran berbeda dari reksadana lainnya. Intinya komposisinya sangat fleksibel, penempatan dananya bisa di saham, obligasi dan instrumen lainnya.

 

A. Reksadana indeks

Manajer investasi menentukan indeks acuan biasanya indeks saham, selanjutnya modal masyarakat akan diinvestasikan ke dalam saham-saham anggota indeks. Perbedaan dari investasi lainnya, di jenis indeks manajer investasi mengelola portofolio secara pasif.Namun jenis reksadana indeks memiliki tingkat risiko yang lebih besar tetapi memiliki potensi profit yang juga tinggi dari pada reksadana lainnya. Sehingga membutuhkan kejelian jika ingin digunakan sebagai alternatif perencanaan finansial.

B. Reksadana pasar uang

Reksadana pasar uang tidak berarti penempatan dana pemodalnya terhadap berbagai mata uang. Melainkan seluruh dananya ditempatkan di instrumen pasar uang terhadap utang jangka pendek, contohnya sertifikat bank Indonesia, obligasi atau deposito yang waktu jatuh temponya kurang dari setahun.

C. Reksadana pendapatan tetap

Reksadana ini menempatkan sebagian dana pemodalnya di dalam obligasi atau surat utang. Reksadana pendapatan tetap yang dimaksud adalah jika dana investor menempatkan minimal 80% modalnya di instrumen obligasi.Reksadana pendapatan atau obligasi mendapatkan keuntungan dari bunga atau kupon yang diberikan yang sifatnya tetap.

Dalam perencanaan financial, reksadana merupakan pilihan yang tepat dalam berinvestasi bagi masyarakat yang mempunyai dana terbatas. Selain lima contoh diatas ada beberapa contoh lain seperti: reksadana saham dan reksadana terproteksi, jenis tersebut dikelompokkan berdasarkan instrumen investasinya. Namun demikian, anda tetap perlu mempelajari profit dan risiko dari masing-masingnya.