imgPT SOLID GOLD SMG – Bagi sebagian orang menggunakan bahan bakar minyak beroktan tinggi dianggap sebagai pemborosan. Maklum, semakin tinggi angka Research Octane Number (RON) atau biasa disebut oktan harganya juga semakin mahal.

Gaya-gayaan? Ya, itu bisa saja terjadi. Maklum, di negeri ini membeli bahan bakar beroktan tinggi yang notabene tak disubsidi oleh pemerintah masih dianggap wah.

“Tudingan hanya gaya-gayaan, itu sama sekali tidak benar. Karena sebenarnya, kebutuhan kendaraan kita memang bahan bakar oktan tinggi,” tutur Apriadi Susanto, 30 tahun, seorang biker saat ditemui  awal pekan ini.

Dia menyebut oktan tinggi menjadi kebutuhan karena kendaraan bermotor yang dibuat 1990-an atau setelahnya telah dirancang menggunakan bahan bakar jenis itu.

“Rata-rata kendaraan tahun itu kompresi mesinnya sudah 9,1 : 1, artinya membutuhkan bahan bakar dengan oktan minimal 91,” kata karyawan perusahaan swasta yang berkantor di kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, itu.

Alasan serupa diungkapkan Windayati Gunawan, warga Summarecon Serpong, yang ditemui di tempat yang sama. Menurut ibu dua anak itu, dengan menggunakan bahan bakar dengan oktan yang sesuai dengan tingkat kompresi mesin, pemilik motor atau mobil akan merasakan performa yang sesungguhnya dari kendaraan itu.

“Sebab bahan bakar oktan tinggi, misalnya Pertamax, pembakaran di mesin juga sempurna. Sehingga tarikan mobil enteng, dan mesin jadi awet karena tetap bersih,” papar karyawati sebuah bank yang berkantor di kawasan Bintaro ini.

Windi yang mengaku telah menggunakan Pertamax sejak 10 tahun terakhir, menyebut, emisi gas buang hasil pembakaran bahan bakar itu juga bersih. “Ini tentu saja ramah lingkungan,” ucapnya.

Pernyataan yang sama diungkapkan Apriadi yang mulai rajin mengisi motornya dengan bahan bakar itu sejak tiga tahun lalu. “Jadi buat apa kita beli kendaraan yang menawarkan performa tinggi, tapi kita enggak pernah merasakan performa sesungguhnya,” kata dia.

Memang, secara teknis Pertamax adalah bahan bakar tanpa timbal dengan kandungan aditif detergency generasi terbaru. Campuran itu dimaksudkan untuk membersihkan intake valve port fuel injector, karburator, dan ruang bakar dari kerak karbon.

Sementara, dengan stabilitas oksidasinya yang tinggi dan kandungan olefin, aromatic serta benzene berkadar rendah menghasilkan pembakaran yang lebih sempurna pada mesin. Selain itu, bahan baku itu tidak akan menyebabkan mesin mengelitik dan tingkat emisinya rendah.

Sumber : detikOto
baca Disclaimer