PT.SolidGoldSemarang~Dolar jatuh terhadap euro dan yen setelah Presiden Bank Sentral Eropa Mario Draghi menyarankan stimulus lebih lanjut mungkin tidak diperlukan dan pembuat kebijakan Jepang pekan lalu menahan diri untuk melakukan pelonggaran tambahan.

Greenback melemah untuk hari ketiga terhadap mata uang bersama setelah Draghi mengatakan masih “terbuka pertanyaan” apakah penambahan lebih banyak stimulus akan dibutuhkan pada pertemuan ECB di bulan Desember. Indeks dolar turun sebelum data payrolls AS pekan ini yang akan membantu menentukan apakah Federal Reserve akan menaikkan suku bunga tahun ini. Dolar Australia dan Selandia Baru turun terhadap yen menyusul manufaktur China mengalami kontraksi untuk bulan ketiga.

Dolar turun 0,1 persen ke level $ 1,1020 per euro dan tergelincir 0,2 persen ke level 120,44 ¥ pada pukul 09:10 pagi waktu Tokyo. Indeks Bloomberg Dollar Spot turun 0,1 persen.

Dolar Australia turun 0,2 persen ke level 85,94 ¥ dan Selandia Baru terdepresiasi 0,3 persen ke level 81,48 ¥. (sdm)

Sumber: Bloomberg
baca Disclaimer