SGB LAMPUNG – Bursa Saham AS pada hari Senin libur memperingati Memorial Day. Pada akhir perdagangan akhir pekan, bursa Saham AS ditutup lebih tinggi, setelah ketua Federal Reserve Janet Yellen mengatakan kenaikan suku bunga dalam beberapa bulan ke depan mungkin akan sesuai.

Pada pekan ini beberapa komentar pejabat Fed menjadi acuan dan penggerak pasar saham global, termasuk pasar saham AS. Pernyataan ketua The Fed Janet Yellen dan Presiden Fed St. Louis semakin menguatkan kemungkinan kenaikan suku bunga AS pada bulan-bulan mendatang.

Ketua Federal Reserve AS, Janet Yellen menyatakan pada hari Jumat bahwa kenaikan suku bunga AS adalah “mungkin” sesuai dalam bulan-bulan mendatang jika data ekonomi AS meningkat.

“Hal ini sesuai dan saya sudah katakan di masa lalu, saya pikir untuk Fed secara bertahap dan hati-hati meningkatkan suku bunga dari waktu ke waktu dan mungkin dalam beberapa bulan mendatang, langkah tersebut akan sesuai,” kata Yellen dalam menanggapi pertanyaan di Harvard Radcliffe Institute for Advanced Study di Harvard University di Cambridge, Massachusetts, AS.

Yellen mengatakan perekonomian terus meningkat dan menambahkan bahwa dia melihat pertumbuhan naik setelah kuartal pertama lamban. Yellen menambahkan harga minyak dan dolar yang kurang lebih stabil akan membantu untuk mendorong mencapai tujuan inflasi Fed.

Presiden Federal Reserve St. Louis James Bullard mengatakan pada hari Senin (30/05) bahwa pasar global tampaknya mempersiapkan dengan baik menghadapi kenaikan suku bunga AS musim panas dari Fed, meskipun ia tidak menentukan kapan waktu kenaikan suku bunga tersebut.

“Saya rasa pasar global mempersiapkan diri dengan baik untuk kemungkinan kenaikan suku bunga AS, dan bahwa ini tidak terlalu mengejutkan mengingat lepas landas kami dari Desember dan kebijakan komite yang telah mencoba untuk menormalkan tingkat secara perlahan dan bertahap dari waktu ke waktu,” Bullard mengatakan pada konferensi pers setelah berbicara pada konferensi akademik di Seoul.

Bullard menambahkan rebound dalam pertumbuhan PDB AS tampaknya akan terwujud pada kuartal kedua, tapi tidak menyatakan tentang apakah suku bunga Fed harus mendaki pada bulan Juni atau Juli untuk pertemuan kebijakan berikutnya di bank sentral AS.

Untuk pergerakan pasar global, kemarin pasar saham Asia ditutup sebagian besar naik, hanya indeks Kospi yang berkahir turun. Pasar saham Eropa berakhir naik mencermati pernyataan pejabat The Fed untuk kenaikan suku bunga AS.

Dari berita ekonomi, malam nanti akan dirilis beberapa data ekonomi AS.

Indeks Harga PCE April diindikasikan meningkat.

Personal Income dan Personal Spending April diindikasikan meningkat.

Chicago PMI Mei diindikasikan meningkat.

CB Consumer Confidence Mei diindikasikan meningkat.

Dallas Fed Manufacturing Index Mei diindikasikan meningkat.

Dengan melihat pergerakan pasar dengan penguatan kenaikan suku bunga AS, penguatan bursa global dan data ekonomi AS yang didominasi penguatan, bursa Wall Street diperkirakan akan bergerak naik. Juga akan mencermati pergerakan harga minyak mentah, yang jika turun bisa mempengaruhi pergerakan bursa Wall Street.

http://vibiznews.com/2016/05/31/bursa-wall-street-31-mei-berpotensi-menguat-dengan-dukungan-sentimen-positif/