Hasil gambar untuk Data GDP Jepang Menekan Nikkei

PT.SolidGoldSemarang~ Indeks Nikkei berjangka dibuka melemah di hari Senin (09/03) seiring solidnya data tenaga kerja AS yang dirilis akhir pekan lalu merevisi prediksi kenaikan suku bunga AS menjadi lebih awal dan data Produk Domestik Bruto (PDB) dan current account Jepang yang gagal memuaskan pasar. Pada hari Jumat, Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan perusahaan AS menerima 295.000 pekerja di bulan Februari dan tingkat pengangguran AS mencapai level terendah 6,5 tahun dengan penurunan 5,5%. Kedua data yang dinantikan pasar keuangan sepanjang pekan ini berhasil melampaui prediksi sehingga membuat nilai Dollar AS meroket terhadap pasangan mata uangnya. Analis memprediksi jumlah tenaga kerja akan naik lebih dari 300.000 sekaligus menjadi laju tercepat.

Pertumbuhan perekonomian Jepang di kuartal IV tahun lalu naik ke level 0,4% dibandingkan kenaikan 0,6% pada periode sebelumnya, gagal memenuhi ekspektasi kenaikan 0,5%. Data neraca berjalan di bulan Januari juga menambah muram perekonomian AS, dengan surplus $1.06 triliun lebih rendah dari ekspektasi $1,16 triliun. Data bulan Desember juga direvisi turun menjadi $0,85 triliun dibandingkan $0,98 triliun.

Pelemahan Yen terhadap pasangan mata uangnya juga gagal memperbaiki sentimen, dengan saham eksportir diperdagangkan turun. Saham Nissan dan Panasonic masing-masing dibukan turun 1%. Begitu pula saham telekomunikasi Softbank dan perusahaan ritel Fast Retailing turun lebih dari 1%.

Sejauh ini Nikkei Futures diperdagangkan 0.79% lebih rendah di kisaran 18830, dengan level terendah harian 18725 dan level tertinggi harian 18885. (YS)

baca Disclaimer