SOLID GOLD BERJANGKA – Sebenarnya, jika anda adalah pemilik perusahaan, apakah anda masih harus memiliki jiwa kepemimpinan? Untuk apa? Anda sudah jadi penguasa. Itu adalah konsep berpikir yang salah dan egois. Justru sebaliknya, seorang penguasa itu yang harus memiliki sikap seorang pemimpin. Jika tidak maka cepat atau lambat perusahaan itu akan bubar.

 

Mengapa Saya Tidak Bisa Memimpin?

Untuk mengetahui sukses atau tidaknya anda menjadi seorang pemimpin dapat dilihat dari bagaimana cara anak buah berbicara atau berhubungan dengan anda, apakah dengan rasa takut ataukah dengan rasa yang hormat. Seorang pemimpin bukanlah orang yang bersembunyi di balik meja kerjanya dan menyalahkan semua orang ketika perusahaan tidak berjalan dengan lancar, sebaliknya memuji diri ketika anak buahnya berhasil, padahal dirinya nyaris tidak berbuat apapun kecuali tanda tangan, itupun tanpa membaca terlebih dahulu. Jadi jangan menyalahkan siapapun jika ternyata anda gagal dalam memimpin.

Gampang untuk melihat keberhasilan anda dan jiwa kepemimpinananda, coba saja ketika perusahaan berhasil memenangkan sebuah proyek, anda berkata di hadapan anak buah, “siapa dulu pemimpinnya”, tentunya dengan gaya anda sendiri dan jangan dibuat-buat. Lalu lihatlah reaksi dari anak buah, perhatikan mata dan sikap mereka bukan kata-kata yang keluar. Apakah mereka benar-benar tertawa dengan senang, atau tertawa mengejek. Tentu dengan pengalaman anda, anda dan pengetahuan kepemimpinanbisnis yang anda miliki, anda bisa membedakan keduanya.

 

Hakikat Kepemimpinan

Kepemimpinanadalah sebuah tindakan yang nyata. Jika anda memerintahkan anak buah untuk bisa mengatur strategi, maka ajarkanlah kepada mereka bagaimana cara mengatur strategi yang baik. Jika anda meminta mereka meningkatkan penjualan, bantulah mereka mencari pasar atau mencarikan solusi alternatif jika pasar terlalu sedikit atau memang produk yang terlalu sulit untuk diterima oleh masyarakat.  Karena anda bukanlah seorang raja dalam permainan catur yang selalu berlindung di balik benteng dan para pion justru sebaliknya anda harus tahu kapan untuk diam dan memperhatikan dan kapan untuk maju beraksi kedepan. Jika tidak, sebelum perusahaan anda benar-benar bangkrut, maka akan muncul seorang “pemimpin” gadungan yang menjadi panutan bagi “rakyat” di perusahaan anda. Sampai akhirnya anda menjadi pemimpin boneka di perusahaan anda sendiri, dan kepemimpinananda berakhir dengan sia sia.

 

Seorang Nahkoda Pemimpin Kapal

Bak seorang nahkoda, seorang pemimpin perusahaan yang memiliki jiwa kepemimpinan tahu apa yang dilakukannya, dan tahu harus melakukan apa. Tahu apa yang dilakukannya berarti apa pun yang anda lakukan sebagai pemimpin ada di dalam garis besar rencana yang sudah ditetapkan sejak awal. Sehingga, segala keputusan yang diambil tidak melenceng dari rencana awal. Semuanya sudah melalui pemikiran dan berbagai prediksi yang telah dipikirkan dengan matang. Dan tentunya juga sudah siap dengan berbagai rencana cadangan, jika satu rencana gagal.

Sedangkan tahu harus melakukan apa berarti harus memiliki pemikiran yang beberapa langkah didepan. Seorang yang memiliki jiwa kepemimpinan laksana seorang nahkoda siap untuk melakukan inovasi dan improvisasi terhadap suatu rencana, sebelum rencana itu dikatakan gagal atau tidak bisa dijalankan. Misalkan seperti ini, untuk memenangkan persaingan anda harus bekerja sama dengan tokoh A di suatu perusahaan. Mendadak si A pindah ke perusahaan lain. Manager perusahaan mungkin anda akan bertanya kepada anda apa yang harus dilakukan, mereka bertanya bukan karena mereka tidak tahu apa yang harus dilakukan, melainkan memberikan kesempatan kepada anda sebagai pemimpin untuk memberikan jalan keluar.

Maka anda harus tahu apa yang harus dilakukan, berinovasi, berpaling ke rencana cadanganm atau membatalkan rencana tersebut. ini semua sudah harus ada dalam pemikiran anda sebagi pemimpin. Dalam hal ini, jiwa kepemimpinan yanganda milikilaah yang akan menentukan berhasil tidaknya anda mengambil keputusan dalam keadaan yang genting; anda harus bisa memainkan peranan dengan baik agar perusahaan berjalan dengan sempurna.