Solid Gold Berjangka– Minyak WTI jatuh pertama kalinya selama tiga hari terakhir seiring dengan melebarnya diskon minyak mentah New York pada kontrak berjangka Brent yang diperdagangkan di London.

Kontrak berjangka turun sebanyak 0.4% di New York menghentikan penurunan pekan lalu sebanyak 2.9%, merupakan yang terbanyak selama lima pekan terakhir, seiring dengan kenaikan produksi yang mendorong tingkat cadangan di A.S, sementara ekspor minyak mentah Irak pada bulan lalu terjatuh menjadi sebanyak 62.1 Juta barel ditengah perbaikan yang terjadi, menurut Asim Jihad juru bicara kementerian perminyakan dalam pernyataan kemarin via E- Mail.

Sementara itu WTI untuk pengiriman Desember jatuh sebanyak 34 sen ke level harga $97.51 per barel dalam perdagangan elektronik pada New York Mercantile Exchange, yang berada dilevel $97.59 pada jam 11:08 pagi waktu Sidney, selain itu kontrak naik 0.8% ke level $97.85 pada tanggal 25 Oktober, memangkas penurunan mingguannya, selain itu volume seluruh kontrak berjangka yang diperdagangkan berada sekitar 22% dibawah rata-rata 100 hari.

Brent untuk settlement bulan Desember gain sebanyak 5 sen ke level harga $106.98 per barel pada London-based ICE Futures Europe exchange, sementara minyak mentah acuan Eropa berada dilevel premium sebanyak $9.42 bagi kontrak berjangka WTI, yang naik dari level harga $9.08 pada tanggal 25 Oktober pekan lalu.

Sumber :

rf-berjangka.com