Dolar Australia jatuh setelah laporan menunjukkan bahwa harga konsumen turun secara tak terduga.

Aussie melemah terhadap semua mata uang utama setelah biro statistik mengatakan bahwa indeks harga konsumen turun 0,2 persen pada kuartal pertama. Ekonom telah memperkirakan kenaikan 0,2 persen dalam indeks harga konsumen dari tiga bulan sebelumnya, menurut survei Bloomberg. Gubernur Reserve Bank of Australia Glenn Stevens telah mengisyaratkan keengganannya untuk memangkas suku bunga dari rekor terendahnya sebesar 2 persen bahkan sekalipun ia telah mengakui bahwa ada ruang lebih untuk pengurangan jika diperlukan.

Aussie diperdagangkan di 76,96 sen Amerika Serikat pada 11:32 pagi di Sydney dari 77,49 sen pada Selasa kemarin.(mrv)

Sumber: Bloomberg