PT.SolidGoldSemarang~ Dolar tahan gain terhadap mayoritas mata uang lainnya menyusul langkah para investor yang berspekulasi bahwa Federal Reserve masih berada pada laju untuk menaikkan suku bunga di tahun ini ditengah bank sentral global lainnya melakukan pelonggaran.

Kemarin dolar AS naik setelah John Williams selaku Presiden The Fed San Francisco menegaskan kembali bahwa The Fed dapat menaikkan suku bunga pinjaman pada saat pertemuan, hal tersebut setelah indikator sektor tenaga kerja menunjukkan tanda-tanda telah pulih dari musim dingin. Pola perdagangan mengsiyaratkan momentum yang tengah kembali pasca dolar di pekan lalu tergelincir ke level 3 bulan terendah. Hal tersebut sangat berkontradiksi dengan dolar Selandia Baru yang pada bulan Mei lalu berada pada performa terburuknya menyusul langkah para trader yang menaikkan spekulasi bahwa bank sentral lokal akan memangkas suku bunga.

Dolar naik 0.1% ke level $1.1147 per euro pukul 9:25 pagi ini waktu Tokyo sekaligus memperpanjang gain kemarin sebesar 0.4%. Sementara terhadap yen, dolar stagnan di level 120.12 yen dengan menahan kenaikan pada hari sebelumnya sebesar 0.3%.

Indeks Spot Dolar Bloomberg berada di level 1,169.18 setelah sempat naik sebesar 0.4% ke level 1,168.96 di New York. Pada tanggal 6 Mei kemarin indeks tersebut mencapai level 1,157.11, level yang tak pernah tercapai sejak 6 Februari tahun ini. (bgs)

Sumber : Bloomberg
baca Disclaimer