PT.SolidGoldSemarang, NEW YORK – Harga emas turun hampir 3 persen ke level terendahnya pada akhir pekan ini. Hal itu terjadi setelah dirilisnya data tenaga kerja yang memicu ekspektasi kenaikan tingkat suku bunga di AS.

Seperti dilansir Reuters, Sabtu (7/3/2015), harga emas di pasar spot turun 2,6 persen menjadi USD1.167,40 per ounce untuk penurunan harian terbesar sejak Oktober 2013. Ini merupakan penurunan terbesar dalam waktu satu bulan.

Emas untuk pengiriman April menetap di USD31,90, atau 2,7 persen, pada USD1.164,30 per ounce. Kenaikan suku bunga AS disebut akan semakin meningkatkan nilai dolar yang akan menekan aset lainnya, termasuk emas.

“Kami terus memperkirakan penguatan lebih lanjut dari dolar AS yang akan membuat emas di bawah tekanan,” kata pihak Deutsche Bank.

Di pasar fisik, harga emas di Shanghai Gold Exchange menyatakan permintaan fisik emas di China sebagai konsumen emas terbesar kedua tetap pada tingkat yang sehat. Harga emas China sekira USD4 sampai USD5 per ounce atau lebih tinggi dari patokan global.

Sementara harga perak di pasar spot turun 2 persen pada USD15,84 per ounce. Lalu paladium berada pada USD815 per ounce, dan platinum turun 1,7 persen menjadi USD1.154,75 per ounce. (wdi)

 sumber okezone