Solid Gold – Dolar jatuh dari level empat tahun tertingginya pasca rilis risalah dari pertemuan terakhir Federal Reserve yang menunjukkan pejabat khawatir bahwa perlambatan pertumbuhan ekonomi global dan penguatan mata uang menimbulkan risiko terhadap prospek ekonomi AS.
Greenback melemah untuk hari ketiga seiring pedagang berjangka menurunkan spekulasi bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga pasca merilis risalah dari pertemuan 16-17 September lalu. Rand Afrika Selatan naik seiring indeks mata uang emerging-market menghapus penurunannya. Rubel Rusia melemah di tengah data yang menunjukkan bank sentral akan menjual sebesar $420 juta dari mata uang asing di hari ketiga intervensi bulan ini.

Indeks Spot Dollar Bloomberg, yang melacak greenback terhadap 10 mata uang utama, turun 0,5 persen ke level 1,061.60 pukul 03:51 waktu New York, pasca sebelumnya naik sebesar 0,3 persen.

Mata uang AS tergelincir untuk hari ketiga terhadap euro, turun sebesar 0,6 persen ke level $1,2748. Euro menguat sebesar 0,7 persen ke level 137,80 yen, sementara mata uang Jepang merosot 0,1 persen ke level 108,12 yen per dolar. (izr)

Sumber: Bloomberg