SGB LAMPUNG – Mengawali perdagangan forex hari Selasa (7/6), terpantau dollar AS masih bergerak konsolidasi melanjutkan pergerakan awal pekan yang kesulitan rebound kuat setelah anjlok cukup parah di akhir pekan. Laju dollar masih terganjal oleh data tenaga kerja AS yang suram dan belum adanya kepastian kapan dinaikkan suku bunga oleh Janet Yellen semalam.

Dollar sesi Asia hari Selasa (6/06) terpantau masih bergerak mixed terhadap rival utamanya dan cenderung bergerak lemah. Pagi ini sekalipun terlihat rival utamanya seperti yen,euro, swissfranc bergerak lemah namun secara teknikal semua kurs tersebut siap bergerak positif.Terhadap kurs kawasan Asia, dollar AS masih memimin

Pidato Janet Yellen semalam di Philadelphia kurang memberikan dukungan akan kenaikan Fed rate dikarenakan gubernur bank sentral Amerika tersebut belum umumkan kapan waktu pastinya suku bunga tersebut dinaikkan. Pasar melihat buruknya data NFP akhir pekan lalu membuat pelaku pasar forex cenderung melepas dollar AS.

Untuk pergerakan selanjutnya, perdagangan forex dollar AS hari ini diperkirakan akan bergerak lemah secara fundamental dikarenakan tidak adanya sinyal kuat untuk menggerakkan kurs mata uang global utama tersebut.

Indeks dolar yang mengukur kekuatan dollar AS terhadap enam mata uang utama perdagangan sesi Amerika pagi ini naik hingga 0,01 persen setelah dibuka pada posisi 94,02 dan bergulir pada posisi 94,00. Perdagangan sebelumnya indeks dollar AS melaju hingga 0,05 persen.

http://vibiznews.com/2016/06/07/dollar-as-sesi-asia-7-juni-kepayahan-untuk-melaju/