Solid Gold SMG-Saham Asia melemah untuk pertama kalinya dalam tujuh hari terakhir pasca ekonomi Jepang secara tak terduga mengalami kontraksi dan investor menunggu dimulainya awal perdagangan saham yang menghubungkan antara Hong Kong dan Shanghai.

Indeks MSCI Asia Pacific Index tergelincir 0,4 persen ke level 141,15 pukul 09:02 pagi di Tokyo. Produk domestik bruto (PDB) tahunan Jepang jatuh sebesar 1,6 persen pada kuartal ketiga pasca menyusut 7,1 persen pada kuartal sebelumnya. Ekonom yang disurvei oleh Bloomberg memperkirakan kenaikan sebesar 2,2 persen.

Indeks Topix Jepang merosot sebesar 0,5 persen. Yen tergelincir sebesar 0,4 persen ke level 116,76 per dolar pasca rilis data PDB, seiring kejutan penurunan output dipicu spekulasi Perdana Menteri Shinzo Abe yang akan menunda rencana kenaikan pajak penjualan. Perdana menteri diperkirakan akan memutuskan retribusi berdasarkan laporan GDP.

Indeks NZX 50 Index Selandia Baru turun sebesar 0,1 persen. Indeks S&P/ASX 200 Australia turun sebesar 0,2 persen. Indeks Kospi Korea Selatan turun sebesar 0,5 persen. Pasar finansial di China dan Hong Kong belum dibuka ketika berita ini diturunkan.

Link perdagangan saham Shanghai-Hong Kong akan dimulai hari ini, memberikan akses bagi investor asing yang belum pernah terjadi sebelumnya senilai $ 4.2 triliun akan masuk ke pasar saham China. Program ini akan memungkinkan pembelian lintas batas harian mencapai 23. 5 miliar yuan. China akan membebaskan pajak capital gain bagi investor asing yang membeli saham China daratan melalui connect, menurut pernyataan yang dikeluarkan oleh Departemen Keuangan pada 14 November. (izr)

Sumber: Bloomberg

baca Disclaimer