PT Solid Gold SMG – Emas berjangka turun, mencatat penurunan terpanjang dalam tujuh minggu, karena reli dolar ke tertinggi lima tahun mengikis daya tarik logam mulia sebagai alternatif investasi.

Emas berjangka mendekati level terendah empat tahun akibat penguatan greenback terhadap sekeranjang 10 mata uang setelah Jepang menambah stimulus moneter, sementara Federal Reserve bergerak lebih dekat dekat dengan kenaikan suku bunga pertama dalam delapan tahun.

Pada 31 Oktober, emas mencatat penurunan bulanan beruntun, yang pertama dalam tahun ini, setelah menyentuh $ 1,160.50 per ons, terendah sejak Juli 2010. Suku bunga yang tinggi mengurangi daya tarik logam karena komoditas umumnya menawarkan investor pengembalian hanya melalui kenaikan harga, sementara dolar yang lebih kuat biasanya memotong permintaan untuk penyimpan nilai. Societe Generale SA dan Goldman Sachs Group Inc merupakan di antara bank yang mengharapkan kerugian lebih lanjut untuk emas.

Emas berjangka untuk pengiriman Desember turun 0,2% untuk menetap di $ 1,169.80 pada pukul 1:47 siang di bursa Comex New York setelah menyentuh level $ 1.161. Logam turun untuk sesi keempat berturut-turut, kemerosotan terpanjang sejak 12 September yang lalu.

Sumber : Bloomberg