Solid Gold – Emas catat reli terpanjangnya sejak Agustus lalu karena melemahnya ekonomi global dan merosotnya ekuitas AS sehingga menghidupkan kembali permintaan untuk logam sebagai aset haven.

Lebih dari $970 juta telah masuk ke nilai produk yang diperdagangkan di bursa global yang didukung oleh bullion bulan ini. Emas telah meningkat pascas para pejabat Federal Reserve mengindikasikan lemahnya ekspansi asing menimbulkan risiko terhadap prospek pemulihan ekonomi AS. Penjualan ritel Amerika turun lebih dari perkiraan pada September lalu, rilis data pemerintah menunjukkan hari ini.

Emas berjangka untuk pengiriman Desember naik sebesar 0,9 persen di tutup di level $1,244.80 per ons pada pukul 1:42 di Comex di New York, kenaikan berturut-turut dan rally terpanjang sejak 14 Agustus lalu. Perdagangan lebih dari dua kali lipat moving average untuk masa lalu 100 hari untuk hari ini, data yang dikumpulkan oleh Bloomberg menunjukkan.

Harga naik emas 2,4 persen pekan lalu, tertinggi sejak Juni lalu. Sementara itu, risalah dari pertemuan the Fed pada bulan September yang dirilis 8 Oktober kemarin menyorot berkembangnya kekhawatiran bahwa penguatan dolar dapat merugikan eksportir. Para pembuat kebijakan mempertahankan janjinya untuk mempertahankan tingkat suku bunga ultra rendahnya untuk “waktu yang cukup”.

Sumber: Bloomberg