PT.SolidGoldSemarang~ Emas mengalami kenaikkan selama dua hari beruntun pada spekulasi bahwa Federal Reserve akan menunda kenaikan suku bunga dalam kurun waktu yang lebih lama seiring para investor menilai komentar dari gubernur bank sentral sebagai petunjuk terhadap kemungkinan kebijakan moneter.

Bullion untuk pengiriman segera diperdagangkan pada level $ 1,213.21 per ons pukul 8:34 pagi waktu Singapura dari level sebelumnya sebesar $ 1,214.84 pada hari Senin, menurut harga dari Bloomberg. Kemarin, harga emas naik 0,8 % ke level $ 1.225 per ons, yang merupakan level tertingginya sejak 17 Februari lalu. Sementara, logam kemarin naik 0,7 % dan 0,4 % pada hari Jumat.

Emas melonjak sebesar 2,4 % sepanjang tahun ini terkait para investor menilai data sebagai petunjuk The Fed untuk menaikkan suku bunga. Kenaikan suku bunga dapat mengurangi permintaan terhadap logam mulia tersebut, yang umumnya menawarkan pengembalian hanya melalui kenaikan harga. Presiden Fed Atlanta Dennis Lockhart mengatakan pada hari Senin kemarin bahwa ia mendorong kenaikan suku bunga pertamanya pada bulan Juli atau September mendatang, sementara Presiden Fed William Dudley C. of New York mengatakan laju kenaikan suku bunga akan cenderung “tipis” setelah The Fed mulai mengetatkan program kebijakan moneter.

Indeks Spot Dollar Bloomberg, kemarin mengalami rebound setelah jatuh selama 3 hari berturut-turut, hari ini sedikit berubah pada level 1,186.45. Indeks mata uang menguat sebesar 4,9 % pada tahun ini setelah melonjak sebesar 11 % pada tahun 2014.

Emas untuk pengiriman Juni turun 0,4 % ke level $ 1,213.50 per ons di Comex setelah kemarin naik sebesar 2 %.

Perak untuk pengiriman segera turun 0,3 % ke level $ 16,938 per ons, merupakan penurunan pada hari kedua. Sementara itu, Spot platinum turun 0,5 % ke level $ 1,171.50 per ons setelah menyentuh level $ 1,186.88 pada hari Senin, yang merupakan level tertingginya sejak 5 Maret lalu. Sedangkan palladium turun 0,4 % ke level $ 766,25 per ons. (knc)

Sumber : Bloomberg
baca Disclaimer