Solid Gold –  Emas naik untuk sesi kedua pada hari Selasa karena daya tarik safe haven meningkat pasca Dana Moneter Internasional (IMF) memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi global dan data industri yang lemah memicu kekhawatiran ekonomi Jerman lebih lanjut.

 

Bullion naik karena dolar melemah pasca IMF memperingatkan lemahnya pertumbuhan di negara-negara inti zona euro, Jepang dan pasar negara berkembang besar seperti Brasil. Ekuitas global jatuh, dipimpin oleh indeks S&P 500 yang turun lebih dari 1 persen.

 

Emas membuat perubahan besar pada Senin karena dolar turun tajam memicu permintaan fisik baru dan short covering pasca bullion sebelumnya mencapai level 15-bulan terendahnya.

 

Namun, emas tidak naik lebih jauh lagi, meskipun ekuitas mengalami penurunan.

 

Spot emas naik sebesar 0,4 persen ke level $1,211.20 per ons pukul 3:18 di New York. Emas melonjak sebesar 1,3 persen pada hari Senin, kenaikan terbesar satu hari dalam dua bulan terakhir.

 

Dolar mencapai level empat tahun tertingginya dalam terhadap mata uang utama mengirim emas ke level terendahnya dalam empat-tahun terakhir di level $1.180 per ons pekan lalu.

 

Indeks dolar turun sebesar 0,4 persen menujur penurunan harian kedua pada hari Selasa.

 

US COMEX, emas berjangka untuk pengiriman Desember ditutup naik sebesar $5,10 pada level $1,212.40 per ons di perdagangan berat.

Sumber: Reuters