PT.SolidGoldSemarang~ Emas diperdagangkan mendekati level tertinggi dalam dua pekan terakhir di tengah spekulasi bahwa Federal Reserve mungkin tidak terburu-buru untuk menaikkan suku bunga AS.

Bullion untuk pengiriman segera diperdagangkan pada level $ 1,188.14 per ounce pukul 9:07 pagi di Singapura, turun dari level $ 1,189.54 pada hari Senin kemarin, ketika harga emas naik ke level $ 1,191.71, merupakan level tertinggi sejak 6 Maret lalu, menurut harga Bloomberg. Logam mulia menguat 2,1 % pekan lalu, merupakan kenaikan terbesar sejak Januari.

Emas rebound dari pekan lalu dalam tiga bulan terakhir karena Ketua The Fed Janet Yellen menyarankan bahwa para pembuat kebijakan tidak terburu-buru untuk menaikkan suku, bahkan The Fed berjanji untuk bersabar pada pengetatan. Sementara mata uang dolar melemah pada hari Senin kemarin setelah Stanley Fischer, wakil ketua bank sentral AS, mengatakan tidak akan berlama-lama untuk menaikan suku bunga.

Para Pejabat The Fed pada 18 Maret lalu menurunkan perkiraan mereka untuk biaya pinjaman pada akhir 2015 menjadi 0,625 persen, dari perkiraan bulan Desember yang sebesar 1,125 persen. Perdagangan emas berbanding terbalik dengan mata uang AS.

Indeks Bloomberg Dollar Spot turun untuk hari kedua pada hari Senin kemarin setelah melemah sebesar 2,2 % pekan lalu, merupakan penurunan mingguan terbesar sejak Oktober 2011 lalu. Emas biasanya diperdagangkan berbanding terbalik terhadap mata uang AS.

Bullion untuk pengiriman April naik 0,1 % ke level $ 1,188.50 per ounce di Comex, sehingga akan menguat untuk hari kelima. (vck)

Sumber: Bloomberg
baca Disclaimer