Hasil gambar untuk Investor Kaji Target Ekonomi China Akibatkan Saham Asia Melemah

PT.SolidGoldSemarang~ Euro berada di kisaran 0.2% dari level 11 tahun terendah terhadap dolar ditengah trader menanti perincian program pembelian hutang oleh ECB (European Central Bank) pada hari Kamis ini.

Euro menahan penurunan terhadap mayoritas mata uang lainnya seiring ECB mempersiapkan untuk membeli aset sebesar 60 miliar euro ($66.5 miliar) per bulan guna meredam pelambatan pertumbuhan ekonomi dan ancaman deflasi. Sementara dolar pada hari Rabu lalu naik menyusul rilis data menunjukkan sektor bisnis jasa di AS naik dan perusahaan-perusahaan mengalami kenaikan lebih dari 200,000 pekerjaan pada bulan ke 13 secara beruntun.

Euro stagnan di level $1.1076 terhadap dolar pukul 9:17 pagi ini waktu Tokyo, setelah hari Rabu lalu tergelincir sebesar 1% ke level $1.1062, level terendah sejak September 2003 silam. Sementara terhadap yen berada di level 132.57 yen setelah sempat melemah 0.9% ke level 132.59 di New York.

Mata uang euro mengalami performa terburukunya diantara 10 mata uang negara maju sepanjang tahun 2015 ini, turun 5.8% terhadap mata uang lainnya, menurut Indeks Bloomberg Correlation-Weighted. Sedangkan dolar catat gain 3.9%.

Sementara itu, Indeks Spot Dolar Bloomberg yang memonitor mata uang dolar terhadap 10 mata uang lainnya berada di level 1,179.23 setelah menguat 0.4% ke level 1,179.25 di New York, level penutupan tertingginya dalam lebih dari 10 tahun terakhir.

Ditengah pertemuan Dewan Gubernur di Nicosia guna menetapkan perincian program pembelian aset yang akan dimulai pekan ini. (bgs)

Sumber : Bloomberg
baca Disclaimer