PT.SolidGoldSemarang~ Euro melemah terhadap mayoritas mata uanag rekanan hal tersebut dikrenakan kekhawatiran bank-bank Yunani yang akan mendekati ke arah kebangkrutan jika pemerintah gagal mencapai kesepakatan dengan para kreditur.

Euro menurun tajam dalam dua bulan terakhir pada Senin karena kebuntuan antara Yunani dan pihak kreditur yang memicu tekanan likuiditas yang belum pernah terjadi sebelumnya, sehingga memperbaharui keraguan mengenai Yunani yang masih bertahan di zona euro. Euro menguat 4,6% pada April, menghentikan penurunan selama sembilan bulan, pada tanda-tanda pulihnya ekonomi Eropa dalam menanggapi pelonggaran kuantitatif.

Euro sedikit berubah pada level $ 1,1325 pada pukul 9:15 pagi di Tokyo dibandingkan dengan hari Senin, ketika jatuh 1,2%, penurunan tertajam sejak 19 Maret Mata uang ditransaksikan di level ¥ 135,82, setelah tergelincir sebanyak 0,6% menjadi 135,75 pada hari Senin.

Indeks Bloomberg Dollar Spot, yang menelusuri greenback versus 10 mitra dagang utama, tergelincir 0,1% menjadi 1,158.93. Ini naik 0,9% pada hari Senin dari level terendah empat bulan terkait spekulasi bahwa ekonomi AS akan rebound dari penurunan di kuartal pertama.(yds)

Sumber: Bloomberg
baca Disclaimer