Data penjualan retail Zona Euro mengalami penurunan di bulan Juli, sejalan dengan prediksi analis pasar. Ditengah permasalahan tentang data ekonomi yang tidak kunjung positif, hasil ini membuat kondisi Zona Euro semakin tidak menentu.

 

Dalam laporan terkait, Eurostat mencatat penurunan hasil penjualan retail sebanyak 0.4% karena faktor perubahan musim. Padahal, angka penjualan retail sempat naik 0.3% di bulan Juni, yang sebelumnya telah mengalami revisi dari kenaikan 0.4%. Sementara itu, penjualan retail tahunan juga berada pada situasi yang buruk karena hanya naik 0.8% di bulan Juli, atau lebih rendah dari ekspektasi kenaikan 0.9%. Ekspektasi tersebut muncul setelah melihat hasil positif di bulan Juni dimana angka penjualan retail Zona Euro naik sebesar 1.9%.

 

euro retail sales

Jatuhnya hasil penjualan retail bulanan di level 0.4% ini disebabkan oleh penurunan 0.6% di sektor pangan dan non-pangan. Meskipun data dari bahan bakar otomotif naik 0.5% di 28 negara Uni Eropa, namun laporan yang dirilis menyebutkan bahwa secara keseluruhan, penjualan bahan bakar otomotif justru mengalami penurunan 0.3%. Penurunan terbesar tercatat berasal dari Austria (-1.5%), Jerman (-1.4%), dan Swedia (-1.3%). Sementara peningkatan angka penjualan retail terbesar terjadi di Portugal (+2.6%) dan Latvia (+2.2%).

 

Euro Tak Terpengaruh

EUR/USD diperdagangkan di 1.3139 sebelum rilis data, dan sampai ke level 1.3142 setelah data penjualan retail muncul. Sementara itu, EUR/GBP berada di level 0.7972 setelah sempat menduduki angka 0.7973 sebelum rilis data. Hasil ini menunjukkan bahwa nilai Euro yang tetap flat meski data retail lebih buruk dari perkiraan.