SGB LAMPUNG – Pada akhir perdagangan Rabu dini hari (25/05), harga batubara Rotterdam rebound, terdukung kenaikan harga minyak mentah.

Harga minyak mentah naik pada akhir perdagangan hari Selasa karena investor mengantisipasi penurunan persediaan mingguan minyak mentah AS yang diharapkan akan meningkatkan harga.Persediaan minyak mentah komersial di Amerika Serikat cenderung turun sekitar 2,5 juta barel menjadi 538.800.000 dalam pekan yang berakhir 20 Mei, sebuah jajak pendapat Reuters menunjukkan.

Harga minyak mentah berjangka AS berakhir naik 54 sen atau 1,12 persen pada $ 48,62 per barel, harga penutupan terbaik 2016 dan tertinggi sejak Oktober. Sedangkan harga minyak mentah berjangka Brent berjangka naik 29 sen menjadi $ 48,64 per barel.

Di akhir perdagangan harga batubara Rotterdam berjangka untuk kontrak Juli 2016 berada di posisi 48,60 dollar per ton. Harga komoditas tersebut mengalami penguatan sebesar 0,55 dollar atau setara dengan 1,14 persen dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya.

Pergerakan harga batubara berjangka Rotterdam pada perdagangan selanjutnya berpotensi menguat mengikuti potensi kenaikan harga minyak mentah yang diperkirakan meningkat.

Harga batubara berjangka berpotensi mengetes level Resistance pada posisi 49,10 dollar dan Resistance kedua di level 49,60 dollar. Sedangkan level Support yang akan diuji jika terjadi penurunan harga ada pada posisi 48,10 dollar dan 47,60 dollar.

http://vibiznews.com/2016/05/25/harga-batubara-rotterdam-ice-naik-1-persen-terdukung-lonjakan-minyak-mentah/