SOLID GOLD BERJANGKA – Harga Emas Naik Terdukung Pelemahan Dollar AS

SOLID GOLD BERJANGKA LAMPUNG – Harga emas naik pada akhir perdagangan hari Kamis dinihari terbantu pelemahan dolar AS dengan pudarnya harapan kenaikan suku bunga di Amerika Serikat.

Naik untuk pertama kalinya dalam 6-sesi terakhir seiring pelemahan dolar AS dan penurunan ekspektasi akan kenaikan suku bunga AS dalam beberapa bulan. Trader juga menilai pasar emas mendapat dukungan dari aksi short-covering dan bargain hunting dari pelemahan beruntun beberapa hari.

Penurunan yield obligasi 10-tahun AS menyeret valuasi dolar AS selain dari faktor berkurangnya ekspektasi kenaikan suku bunga. Indeks Fed Funds Futures mengindikasikan ekspektasi pasar kini hanya ada 15 % peluang kenaikan suku bunga Fed saat pertemuan bulan September, lebih rendah dibandingkan ekspektasi peluang 30 % pada awal bulan ini. Valuasi dolar dan tingkat suku bunga rendah positif untuk harga emas.

Pada hari Kamis, pasar akan meneliti paket data AS, termasuk data penjualan ritel dan indeks manufaktur Philly Fed.

Harga emas berakhir di level $1322.75 per ons troi pada perdagangan hari Rabu (14/9) atau naik $4.3 per ons troi dibandingkan harga penutupan sesi sebelumnya. Bias bearish bearish dalam jangka pendek untuk menguji support terdekat di kisaran 1317 sedangkan resisten terdekat di level 1326.

Harga emas spot emas naik 0,18 % pada $ 1,326.10. Sempat menyentuh $ 1,315.27 pada hari Selasa, terendah dalam lebih dari seminggu.

Harga emas berjangka AS ditutup naik $ 2,40 pada $ 1,326.10 dan terakhir naik 0,2 % pada $ 1,326.30 per ons.

SOLID GOLD BERJANGKA LAMPUNG

Harapan Federal Reserve AS akan menaikkan suku pada pertemuan kebijakan minggu depan ini telah surut, menempatkan tekanan pada mata uang AS yang ketika jatuh membuat emas lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya.

Pasar harga dalam hanya kesempatan 15 persen bahwa suku bunga AS akan menaikkan bulan ini, menurut CME FedWatch. Banyak sekarang mengharapkan kenaikan pada bulan Desember setelah pemilihan Presiden.

Goldman Sachs menempatkan kemungkinan kenaikan suku bunga pada bulan Desember di 40 %.

UBS Wealth Management Research mengatakan dalam sebuah catatan memperkirakan kisaran harga emas tiga bulan di $ 1,275- $ 1,425 per ons, namun mengangkat perkiraan enam dan 12 bulan untuk $ 1.350.

Perak spot naik 0,46 % pada $ 18,94 per ons.

Platinum naik 0,34 % pada $ 1,035.70. Ini turun lebih dari 2 % menyentuh level terendah lebih dari 2 bulan ke $ 1,026.10 pada hari Selasa. Palladium naik 0,3 % pada $ 653,47 dan membandingkan dengan rendah 8-minggu $ 648,72 pada Selasa.

Diperkirakan harga emas berpotensi naik dengan pelemahan dollar AS dipicu pudarnya harapan kenaikan suku bunga AS. Juga pelemahan bursa Wall Street dapat mendukung harga emas. Harga emas diperkirakan berada pada kisaran Resistance $ 1,328-$ 1,330 dan jika harga turun di kisaran Support $ 1,324-$1,322.
SOLID GOLD BERJANGKA LAMPUNG

Sumber : Vibiznews