Bila Anda mungkin termasuk salah satu orang yang memilih investasi emas, maka hal itu wajar karena nilai emas memang cenderung stabil. Boleh dikatakan tak terpengaruh inflasi, tak lekang dimakan jaman dan tentunya bebas riba. Namun dalam investasi emas, harga emas mau tak mau dipengaruhi oleh harga pasaran dan tren perdagangan emas dunia. Jadi jika tren pasar sedang turun, maka turun pula harga emas Anda. Investasi emas yang dimaksudkan tentunya adalah emas dalam bentuk fisik. Benda berwarna kuning berkilau ini berada di tangan Anda berserta dengan surat yang mendampinginya. Hanya saja investasi emas fisik tidaklah memiliki efisiensi.

Pertama Anda harus memikirkan penyimpanannya. Kemudian Anda juga harus pergi ke tempat atau toko emas untuk mendapatkan atau menjual emas Anda. Terasa tidak efisien bila Anda tinggal jauh dari tempat-tempat penjualan/pembelian emas. Untuk mengatasi masalah umum investor emas, kini ada bentuk investasi emas baru yang bernama kontrak gulir emas (KGE). Efisien Kontrak Gulir Emas adalah bentuk investasi emas yang modelnya mirip forex trading, yaitu tanpa bentuk fisik sama sekali. Jadi, investor tidak perlu lagi bolak-balik dari dan ke toko emas. Sebaliknya, mereka cukup bertaruh pada selisih bunga serta harga harian emas yang datanya diperoleh dari bursa asing seperti Bloomberg. Hal ini dilakukan dengan melakukan transaksi jual dan beli mirip saham.

Jadi, Anda tidak lagi menyimpan emas, melainkan cukup memperdagangkan nilainya. Kontrak Gulir Emas terhitung baru di Indonesia sehingga belum banyak orang mengenalnya. Akan tetapi, sistem investasi ini telah diadopsi oleh beberapa pengusaha dan investor aktif yang menggemari resiko tinggi serta keuntungan besar. Sebelumnya, orang harus ikut transaksi lewat bursa emas asing seperti di London, Amerika atau Singapura. Kini, Kontrak Gulir Emas sudah bisa dilakukan di Indonesia lewat Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia atau BKDI. Berinvestasi Di Indonesia, Anda sudah bisa melakukan investasi Gulir Emas dengan membeli satuan transaksinya lewat BKDI, yang disebut GOLDUD dan GOLDID.

Satuan ini mewakili harga dari 10 troy ounce emas per lot, dimana GOLDUD menggunakan mata uang dolar Amerika sementara GOLDID menggunakan rupiah. Untuk patokan investasinya dipatok US$15,000 per lot (saat ini, harga emas 1 troy ounce secara internasional dipatok US$1,500). Pertama-tama, investor di Indonesia harus memulai transaksi dengan membayar $300, yang merupakan perhitungan marjin 2% dari harga investasi yang dipatok BKDI untuk 1 lot emas. Marjin 2% ini termasuk rendah dibandingkan dengan investasi pembukaan untuk transaksi Kontrak Gulir Emas di bursa asing, jadi sangat menguntungkan bagi investor Indonesia.

Transaksi lalu bisa dilakukan di BKDI, baik langsung atau jarak jauh, selama hari dan jam transaksi yang berlaku yaitu Senin-Jumat pukul 7 pagi hingga 3.30 dini hari. Keuntungan   Walaupun memiliki resiko lebih tinggi dari sekedar jual beli emas, Kontrak Gulir Emas lebih praktis karena Anda tidak perlu lagi memegang emasnya secara fisik, dimana hal ini bisa jadi merepotkan bahkan kurang aman. Selain itu, investasi pada dasarnya hanya bentuk lain dari investasi emas, jadi relatif lebih aman dan tahan terhadap inflasi (tidak seperti saham). Hanya saja, harus diingat bahwa Kontrak Gulir Emas termasuk investasi high risk high gain, sehingga Anda sebaiknya belajar dulu sebelum mulai melakukannya. Kendati demikian, Kontrak Gulir Emas merupakan perkembangan yang lebih praktis sekaligus menantang dari investasi emas biasa, dengan marjin keuntungan yang bisa jauh lebih tinggi.

– Sumber :  bisnisindeks.com