SGB LAMPUNG – Harga kopi arabica berjangka di bursa komoditas ICE Futures New York pada penutupan perdagangan Sabtu dini hari (28 Mei) ditutup turun. Pelemahan harga kopi arabica terpicu penurunan mata uang Real Brazil.

Pada perdagangan akhir minggu, pasangan mata uang USD/BRL menguat pada 3.6031. Lemahnya mata uang di negara-negara produsen membuat harga kopi tetap rendah dalam waktu dekat.

Saat real Brasil melemah terhadap dollar Amerika, mendorong produsen melakukan penjualan untuk meraih keuntungan yang tinggi untuk barang berdenominasi dollar dalam mata uang lokal.

Harga kopi arabika berjangka untuk kontrak paling aktif bulan Juli 2016 ditutup turun pada posisi 1,2130 dollar, turun sebesar -0,20 sen.

Secara weekly, harga kopi arabica juga terus melemah sebesar -2,73%. Pelemahan sebagian besar disebabkan penurunan mata uang Real Brazil.

Dollar Amerika pada perdagangan akhir pekan menguat setelah pernyataan pimpinan Fed, Janet Yellen yang menyatakan kenaikan suku bunga Amerika bisa meningkat pada bulan yang alan datang jika data ekonomi Amerika meningkat.

Pergerakan harga kopi arabika berjangka di ICE Futures New York pada perdagangan selanjutnya berpotensi melemah dengan pelemahan Real Brazil. Harga kopi arabika berjangka di ICE Futures New York berpotensi untuk mencoba level Support di posisi 1,1800 dollar dan 1,1500 dollar. Sedangkan level Resistance yang akan dihadapi jika terjadi kenaikan harga ada pada posisi 1,2400 dollar dan 1,2700 dollar.

http://vibiznews.com/2016/05/30/harga-kopi-arabica-akhir-pekan-lemah-mingguan-merosot-273-persen/