SGB LAMPUNG – Harga kopi arabika berjangka di bursa komoditas ICE Futures New York pada penutupan perdagangan Kamis dini hari (26 mei) berakhir turun. Pelemahan harga kopi arabica terpicu penurunan mata uang Real Brazil.

Pada perdagangan kemarin, pasangan mata uang USD/BRL menguat 0,34% pada 3.5827. Lemahnya mata uang di negara produsen cenderung membuat harga kopi tetap rendah.

Ketika real Brasil melemah terhadap dolar Amerika, memaksa produsen melakukan penjualan untuk meraih keuntungan yang lebih tinggi untuk barang berdenominasi dolar dalam mata uang lokal.

Harga kopi arabica berjangka untuk kontrak paling aktif bulan Juli 2016 ditutup turun pada posisi 1,2140 dollar, turun sebesar -0,40 sen atau setara dengan -0,33%.

Nanti malam akan dirilis data Durable Goods Order dan Pending Home Sales yang diperkirakan akan menurun. Jika hasil ini terjadi akan melemahkan dollar AS.

Pergerakan harga kopi arabica berjangka di ICE Futures New York pada perdagangan selanjutnya, berpotensi menguat dengan penguatan Real Brazil dan berpotensi untuk mengetes level Support di posisi 1,1800 dollar dan 1,1500 dollar. Sedangkan level Resistance yang akan dihadapi jika terjadi kenaikan harga ada pada posisi 1,2400 dan 1,2700 dollar.

http://vibiznews.com/2016/05/26/harga-kopi-arabica-ice-turun-terpicu-pelemahan-real-brazil/