PT.SolidGoldSemarang~Minyak naik untuk hari ketiga ditengah spekulasi bahwa skeptisisme di kalangan anggota parlemen AS atas kesepakatan nuklir dengan Iran akan menunda pemulihan ekspor minyak mentah dari produsen OPEC.

Minyak berjangka naik sebanyak 0,7% di New York. Presiden Barack Obama akan mengirim tiga anggota cabinet untuk memberikan pengarahan anggota parlemen seiring komite Senat mempersiapkan rancangan program yang akan memberikan Kongres 60 hari untuk meninjau kesepakatan akhir dengan Iran. Pengeboran minyak di AS mengurangi jumlah rig aktifnya yang mencari minyak sejak Desember 2010, menurut data dari Baker Hughes Inc.

Minyak mentah mencatat kenaikan mingguan terpanjang pada hari Jumat sejak Februari 2014 terkait tanda-tanda bahwa Iran tidak akan mampu meningkatkan ekspor minyak mentahnya, bahkan setelah mencapai perjanjian awal dengan kekuatan dunia pada tanggal 2 April yang akan membatasi perdagangan nuklir terkait sanksi ekonomi . Harga minyak masih turun lebih dari 2% tahun ini seiring produksi AS mendekati rekor pasokan yang naik ke level tertinggi dalam lebih dari tiga dekade.

Minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Mei naik sebanyak 35 sen menjadi $51,99 per barel dalam perdagangan elektronik di New York Mercantile Exchange dan berada di $51,86 pada 12:12 siang waktu Sydney. Kontrak naik 85 sen menjadi $51,64 pada hari Jumat. Total volume sekitar 51% di bawah rata-rata 100-hari.

Minyak jenis Brent untuk pengiriman Mei naik sebanyak 28 sen, atau 0,5%, ke level $58,15 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London. Minyak mentah acuan Eropa diperdagangkan lebih tinggi sebesar $6,18 dibanding WTI.(yds)

Sumber: Bloomberg
baca Disclaimer