SGB LAMPUNG – Pergerakan nilai tukar mata uang Australia perdagangan sesi Asia hari terakhir pekan ini (3/06) bergerak konsolidasi setelah perdagangan sebelumnya alami profit taking di tengah peningkatan harga minyak mentah yang selalu picu penguatan kurs. Pasar masih mempertimbangkan data ekonomi yang dirilis kemarin menunjukkan hasil yang mixed dan cenderung mengecewakan yaitu data rateail sales dan trade balance.

Beberapa hari terakhir sikap pasar cepat berubah oleh naik turunnya data ekonomi yang disampaikan badan statistik suatu negara. Hal ini sudah terjadi dengan kondisi perekonomian di Tiongkok, dan pekan ini terhadap data ekonomi Australia yang menunjukkan PDB melonjak signifikan dan setelah itu data ekonomi lainnya dirilis negatif dalam pekan yang sama.

Disisi lain harga minyak mentah terus menunjukkan kinerja yang mantap dan berusaha mendekati harga diatas kisaran US$50 per barel. Konsolidasi terjadi karena tarik menarik sentimen harga minyak mentah yang kuat dan sentimen kondisi ekonomi yang membingungkan pasar.

Pergerakan kurs aussie di sesi Asia (01:40:35 GMT) cenderung bergerak lemah terhadap dollar AS, setelah dibuka lebih tinggi pada 0.7230 di awal perdagangan (00.00 GMT), kurs aussie turun 2 pips atau 0,08% dan nilai bergulir berada pada 0.7228.

Untuk perdagangan selanjutnya hingga perdagangan sesi Amerika malam ini, analyst Vibiz Research Center memperkirakan pair AUDUSD dapat naik ke kisaran 0.7252-0.7274 jika penurunan pair tidak sampai kisaran 0.7202.

http://vibiznews.com/2016/06/03/harga-minyak-vs-data-ekonomi-aussie-jumat-pagi-konsolidasi/