┬áJakarta – Enviromental Working Group (EWG), tahun 2014 merilis daftar makanan dengan pestisida tertinggi dan terendah. Setiap tahun sebuah laporan baru diberikan untuk mengetahui bahan makanan apa yang perlu dicermati saat membeli.

Pemakaian pestisida dalam produk pertanian tak bisa dihindari. Beberapa sayuran dan buah segar ini mengandung banyak risidu pestisida. Karenanya perlu dicermati saat membeli dan mengolahnya.

1. Apel
Apel menduduki puncak daftar bahan makanan dengan pestisida tertinggi selama bertahun-tahun. Pestisida yang menempel pada bahan ini sekitar 98 persen. Untuk meminimalisir bahaya pestisida sebaiknya cuci bersih apel dan kupas bagian kulitnya sebelum dimakan.
2. Anggur
Anggur merupakan salah satu jenis buah-buahan yang mengandung antioksidan. Akan tetapi setelah dilakukan pengujian terhadap beberapa jenis pestida, ternyata anggur positif terhadap 15 jenis pestisida.
3. Seledri
Seledri lokal memiliki ukuran yang lebih kecil berbeda dengan seledri impor yang memiliki ukuran yang lebih besar. Seledri impor ini memiliki kandungan pestisida yang cukup tinggi. Sebaiknya belilah seledri jenis ini yang organik dan pilihlah seledri lokal yang mengandung sedikit pestisida.
4. Tomat ceri
Tomat berukuran kecil ini sangat baik dikonsumsi sebagai camilan ataupun campuran sayuran untuk pasta atau makanan lainnya. Setelah dilakukan pengujian ternyata tomat memiliki tingkat pestisida yang realtif rendah.
5. Paprika merah
Paprika merah merupakan salah satu sayuran yang tinggi akan vitamin C. Sayangnya pemakaian pestisida untuk menghindari kerusakan pada sayuran ini sebelum panen cukup banyak. Untuk itu cucilah dengan air mengalir hingga bersih paprika sebelum digunakan agar pestisida yang menempel dapat larut dengan air.