Solid Gold-Minyak mentah WTI (West Texas Intermediate) rebound setelah sebelumnya turun ke level harga terendahnya dalam lebih dari 2 tahun terakhir akibat IEA (International Energy Agency) menyatakan bahwa permintaan akan naik di tahun ini dari laju harga terendahnya sejak 2009 lalu.

Kemarin kontrak berjangka minyak naik 0.8% setelah sempat turun 4.6%, kenaikan tajam sejak November 2012 lalu. Konsumsi minyak global akan mengalami kenaikan sebesar 650,000 barel per hari di tahun ini, menurut laporan bulanan dari sebuah agensi yang berbasis di Paris. Berkurang 250,000 dari perkiraan sebelumnya. Sementara Brent di London tergelincir ke level harga terendahnya dalam hampir 4 tahun terakhir.

WTI untuk pengiriman bulan November berada pada level $82.35 per barel pada perdagangan elektronik di New York Mercantile Exchange, naik 51 sen pukul 10:25 pagi waktu Sydney. Kemarin kontrak turun sebesar $3.90 ke level $81.84, level penutupan harga terendah sejak Juni 2012 lalu. Hari ini volume semua kontrak berjangka diperdagangkan sebesar 15% dibawah 100 hari rata-rata. Kontrak harga WTI telah mengalami penurunan sebesar 16% sepanjang tahun 2014 ini.

Kemarin brent untuk penyelesaian November turun sebesar $3.85, atau 4.3% ke level $85.04 per barel di Bursa ICE Futures Europe, London. Kontrak untuk bulan Desember turun sebesar $4 ke level $85.41. Acuan minyak mentah Eropa tersebut mengakhiri sesi lebih tinggi sebesar $3.20 dibanding WTI. (bgs)

Sumber : Bloomberg