SGB LAMPUNG – Indeks Nikkei di Bursa Jepang pada pembukaan perdagangan Senin (13/06) dibuka lemah, saat ini terpantau turun -354,57 poin atau -2,14 persen di 16.246,79. Pelemahan indeks Nikkei terpicu penguatan Yen.

Mata uang Yen menguat terhadap dollar AS. Terpantau pagi ini pasangan USDJPY melemah 0,38 persen pada 106.56. Yen mempertahankan kekuatannya terhadap dolar AS menjelang pertemuan kebijakan dua hari Bank of Japan yang duimulai 15 Juni.

Penguatan yen biasanya negatif bagi indeks Nikkei, karena menekan eksportir karena akan menurunkan keuntungan mereka di luar negeri bila dikonversi ke dalam mata uang lokal.

Pada perdagangan pagi ini, saham-saham ekspor utama di Jepang sebagian besar di bawah tekanan di bagian belakang yen relatif lebih kuat. Saham Nissan turun -2,14 persen, saham Suzuki turun -2,45 persen. Demikian juga saham Hitachi anjlok -5,58 persen, saham Mitsui turun -3,01 persen.

Sedangkan untuk indeks Nikkei berjangka terpantau turun -320 poin atau -1,94% pada 16,210, turun dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya pada 16,530.

Indeks Nikkei berpotensi melemah terbatas dengan penguatan Yen. Secara teknikal Indeks Nikkei akan bergerak dalam kisaran Support 15,733-15,278, dan kisaran Resistance 16,734-17,234.

http://vibiznews.com/2016/06/13/indeks-nikkei-13-juni-dibuka-lemah-tergerus-penguatan-yen/