SGB LAMPUNG – Indeks Nikkei di Bursa Jepang pada pembukaan perdagangan Selasa (14/06) dibuka lemah, saat ini terpantau turun -162,13 poin atau -1,01 persen di 15.857,05. Pelemahan indeks Nikkei terpicu penguatan Yen.

Mata uang Yen menguat terhadap dollar AS. Terpantau pagi ini pasangan USDJPY melemah 0,18 persen pada 106.07. Yen menguat dengan meningkatnya permintaan safe haven dipicu kekuatiran Brexit.

Mata uang safe haven Yen menguat secara luas pada hari Senin, mencapai puncak tiga tahun terhadap euro dan sterling dan enam minggu tinggi terhadap dolar di tengah kekhawatiran Inggris bisa memilih untuk meninggalkan Uni Eropa dalam referendum dua minggu mendatang.

Yen mempertahankan kekuatannya terhadap dolar AS menjelang pertemuan kebijakan dua hari Bank of Japan yang duimulai 15 Juni.

Penguatan yen biasanya negatif bagi indeks Nikkei, karena menekan eksportir karena akan menurunkan keuntungan mereka di luar negeri bila dikonversi ke dalam mata uang lokal.

Pada perdagangan pagi ini, saham-saham ekspor utama di Jepang merosot tajam. Saham Toyota merosot -3,84 persen, saham Honda anjlok -4,69 persen, saham Nissan tenggelam -4,18 persen, saham Mitsubishi anjlok -4,94 persen.

Sedangkan untuk indeks Nikkei berjangka terpantau turun -170 poin atau -1,06% pada 15,800, turun dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya pada 15,970.

Untuk perdagangan selanjutnya indeks Nikkei berpotensi melemah terbatas dengan penguatan Yen. Secara teknikal Indeks Nikkei akan bergerak dalam kisaran Support 15,233-14,732, dan kisaran Resistance 16,279-16,734.

http://vibiznews.com/2016/06/14/indeks-nikkei-14-juni-dibuka-turun-terganjal-penguatan-yen/