SGB LAMPUNG – Indeks Nikkei di Bursa Jepang pada pembukaan perdagangan awal pekan Ini (30 Mei) dibuka naik, saat ini terpantau naik 95,91 poin di 16.930,75. Penguatan indeks Nikkei terpicu oleh pelemahan Yen.

Pada perdagangan pagi ini, mata uang Yen melemah terhadap dollar AMERIKA. Terpantau pasangan kurs USD/JPY menguat pada 110.76.

Jumat lalu, dolar telah menguat menjadi 95,76, tingkat tertinggi sejak 29 Maret setelah Ketua Fed Janet Yellen mengatakan kenaikan suku bunga dalam bulan-bulan mendatang “AKAN SESUAI,” seperti dilaporkan Reuters.

Pelemahan yen biasanya positif bagi eksportir karena akan meningkatkan keuntungan luar negeri bila dikonversi ke dalam mata uang lokal.

Sedangkan dalam berita ekonomi, penjualan ritel Jepang bulan lalu turun 0,8 persen dari tahun-ke-tahun, dibandingkan dengan konsensus pasar untuk penurunan 1,2%, menurut Reuters.

Selama akhir pekan kemarin, pemerintah Jepang mengatakan kepada media berita bahwa Perdana Menteri Shinzo Abe kemungkinan besar akan membatalkan atau menunda kenaikan pajak konsumsi karena kuatir akan mengganggu ekonomi yang rapuh.

Pada awal perdagangan pagi ini, saham-saham yang naik tertinggi adalah saham Taiheiyo Cement Corp yang naik 4,27%, saham Ajinomoto Co Inc naik 4,20%, saham Taiyo Yuden Co Ltd naik 3,96%, saham Alps Electric Co Ltd naik 3,51%, saham Unitika Ltd naik 3,33%.

Sedangkan untuk indeks Nikkei berjangka terpantau naik 120 poin pada 16,940, naik dibandingkan dengan penutupan perdagangan sebelumnya pada 16,820.

Untuk perdagangan selanjutnya indeks Nikkei berpotensi menguat terbatas dengan potensi pelemahan Yen. Secara teknikal Indeks Nikkei akan bergerak dalam Support 16,499-15,931, dan Resistance 17,445-17,966.

http://vibiznews.com/2016/05/30/indeks-nikkei-30-mei-dibuka-naik-terdukung-pelemahan-yen/