Ukuran aktivitas manufaktur China menurun untuk pertama kalinya dalam empat bulan terakhir, membatasi pemulihan di ekonomi terbesar kedua di dunia tersebut bersamaan dengan mulai diterapkannya kebijakan reformasi berbasis luas yang belum pernah ada sejak tahun 1990-an .

Angka pembacaan awal untuk bulan November atas aktivitas manufaktur China (PMI) berada di 50,4 berdasarkan rilis hari ini oleh HSBC Holdings Plc dan Markit Economics. Itu dibandingkan dengan 50,8 dari estimasi rata-rata analis yang disurvei oleh Bloomberg News. Angka final untuk Oktober adalah 50,9, dan angka di atas 50 mengindikasikan ekspansi.

Keuntungan manufaktur yang lambat akan menambah tantangan bagi Perdana Menteri Li Keqiang dalam melaksanakan paket reformasi yang meliputi pelonggaran pada kontrol suku bunga dan memberikan petani hak atas tanah. Rintangan ekspansi dapat mengintensifkan setelah perlambatan bulan lalu pada pertumbuhan kredit yang menunjukkan bahwa Li sedang mencoba untuk membendung risiko keuangan karena lonjakan harga rumah.

Pembacaan akhir dari PMI manufaktur HSBC – Markit akan dirilis pada 2 Desember mendatang oleh Biro Nasional Statistik. Sementara data yang sama akan dikeluarkan oleh pemerintah China dengan ukuran sampel yang lebih besar pada tanggal 1 Desember.

Sumber :

rf-berjangka.com