Saham Jepang jatuh untuk hari kedua karena yen menguat dan investor menimbang data ekonomi AS. Saham perusahaan eksplorasi minyak pimpin kerugian dan perusahaan pengirim meningkat seiring minyak mentah memperpanjang penurunannya dari level empat tahun terendah.

Indeks Topix tergelincir sebesar 0,3 persen ke level 1,402.03 pukul 09:05 pagi di Tokyo, 28 saham dari 33 saham sub industri melemah. Indeks Nikkei 225 Stock Average turun sebesar 0,4 persen ke level 17,317.47. Yen menguat sebesar 0,1 persen ke level 117,67 per dolar, penguatan untuk hari ketiga.

Indeks Standard & Poor 500 naik sebesar 0,3 persen ke rekor kemarin di tengah optimisme ekonomi AS yang menunjukkan kekuatan yang cukup menahan perlambatan ekonomi global. Kontrak pada indeks S&P 500 bergerak mendatar hari ini.

Tingkat Kepercayaan konsumen AS naik ke level tertinggi lebih dari tujuh tahun terakhir pada bulan November dan belanja konsumen naik pada bulan Oktober pada kecepatan yang sama dengan pendapatan, menunjukkan sektor rumah tangga tetap pada batas kemampuan mereka seiring dimulainya musim liburan-belanja.

Pesanan untuk peralatan bisnis AS seiring mesin dan peralatan listrik tiba-tiba menurun pada bulan Oktober, sementara klaim pengangguran meningkat pada pekan yang berakhir 22 November lalu ke level tertinggi sejak awal September lalu. Penjualan Rumah baru di AS melambat dari perkiraan bulan lalu. (izr)

Sumber: Bloomberg