PT.SolidGoldSemarang~ Yen turun pada hari ke-2 menjelang pemilu diakhir pekan ini yang diperkirakan akan memperpanjang mandate Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe pada kebijakan ekonomi yang telah melemahkan mata uang.

Yen tergelincir terhadap mayoritas mata uang lainnya ditengah pemulihanh bursa saham global, sehingga menurunkan permintaan akan aset safe haven. Indeks dollar tahan gain pertamanya di pekan ini akibat pulihnya keonomi AS yang memicu spekulasi Federal Reserve akan menaikkan suku bunga yang pertama kalinya sejak 2006 silam. Sementara Aussie sebesar 0.6% dari level 4 tahun terendah setelah Gubernur Reserve Bank Glenn Stevens mengindikasikan mata uang negara kangguru tersebut diperkirakan akan menurun pada tahun depan.

Yen turun 0.2% ke level 118.93 per dollar pukul 9:29 pagi waktu Tokyo, setelah kemarin turun 0.7%. Yen mengalami kenaikan 3% pada 3 hari sebelumnya, kenaikan tajam dalam 1 1/2 tahun. Mata uang Jepang turun 0.1% ke level 147.45 per euro. Dollar menguat 0.1% ke level $1.2399 terhadap euro.

Indeks Nikkei 225 Stock Average Jepang catat gain 0.6%, menghentikan penurunan dalam 3 hari terakhir setelah Indeks Standard & Poor 500 menguat 0.5% di New York.

Kemarin yen melemah pasca Kyodo News melaporkan bahwa Liberal Democratic Party dari kubu Abe diperkirakan akan memenangkan lebih dari 300 dari 475 kursi parlemen pada pemilu 14 Desember mendatang. Partner koalisi LDP Komeito diperkirakan akan mengambil lebih dari 31 kursi, menurut agen berita tersebut yang mengutip dari survei telephone. (bgs)

Sumber : Bloomberg

baca Disclaimer