SOLID GOLD BERJANGKA LAMPUNG – Diawal perdagangan forex sesi Asia hari Kamis (23/6) dollar AS berusaha rebound terhadap rival-rival utamanya setelah sepanjang perdagangan sesi Amerika semalam habis dihajar rivalnya tersebut kecuali dollar Canada sehubungan dengan anjloknya harga minyak mentah. Namun sepertinya usaha dollar ini tidak dapat berlanjut meskipun ada beberapa data ekonomi AS yang bisa menjadi pijakan untuk kuat.

Laporan hasil kampanye terakhir dan jajak pendapat untuk dukungan kedua opsi dalam referendum Inggris hari ini memberikan kekuatan penuh bagi kurs pound dan euro. Pasalnya dalam hasil pooling sementara yang disebarluaskan media setempat menunjukkan dukungan terhadap Inggris tetap di Uni Eropa lebih besar dari Brexit. Kondisi ini memberikan harapan positif bagi pasar keuangan meskipun banyak juga pelaku pasar yang berhati-hati tidak ambil keputusan.

Pagi ini terpantau poundsterling naik ke posisi tertinggi tahun ini terhadap dollar dan euro serta major curencies lainnya juga menguat kecuali swissfranc. Kurs komoditas seperti aussie, dollar Canada dan kiwi dollar masih menunjukkan kekuatannya ungguli dollar AS oleh tenaga tambahan dari kenaikan harga minyak mentah pada sesi Asia.

SOLID GOLD BERJANGKA

Terhadap yen, dollar masih cukup kuat menahan laju rally yen yang semalam berusaha tancap gas setelah perdagangan sebelumnya terkoreksi. Kekuatan dollar hadapi yen didapat tenaga yang sedikit dari data penjualan rumah AS dan pidato Janet Yellen semalam dihadapan Kongres AS yang sedikit beri harapan.

Untuk pergerakan hari ini terdapat banyak data ekonomi yang mixed dan berpotensi angkat dollar, seperti data flash manufaktur dan penjualan rumah baru di AS yang diperkirakan menunjukkan data negatif serta data unemployment claims yang menunjukkan data positif.Disisi rivalnya, harapan Inggris tidak akan keluar dari Uni Eropa masih menjadi fokus perdagangan bursa global sehingga hasil referendum Brexit di Inggris hari ini akan menjadi perhatian khusus.

Indeks dolar yang mengukur kekuatan dollar AS terhadap enam mata uang utama perdagangan sesi Asia pagi ini naik kembali hingga 0,02 persen setelah dibuka pada posisi 93,57 dan bergulir pada posisi 93,58. Perdagangan sebelumnya indeks dollar AS anjlok hingga 0,5 persen.

SOLID GOLD BERJANGKA

http://vibiznews.com/2016/06/23/jelang-referendum-brexit-kekuatan-dollar-as-diragukan/