SGB LAMPUNG – Mengamati pergerakan kurs euro pada perdagangan forex sesi Asia hari Selasa (14/06), bergerak konsolidasi setelah sepanjang malam berhasil rebound oleh aksi pasar memburu banyak kurs safe haven merespon kepanikan yang terjadi di pasar keuangan global. Beberapa momen global terakhir yang terjadi membuat kepanikan di awal perdagangan pekan ini.

Momentum tersebut selain datang dari kondisi pasar komoditas juga dari kondisi ekonomi kawasan Asia, dan kemungkinan Inggris keluar dari Uni Eropa dalam referendum Brexit yang diselenggarakan pada tanggal 23 Juni atau 9 hari lagi. Anjloknya harga minyak mentah menambah kepanikan pasar akan perkembangan ekonomi global sehingga muncul ekspektasi Fed kembali akan menunda menaikkan suku bunganya.

Tenaga tambahan untuk rally euro hari ini diharapkan datang dari data produksi industri kawasan Euro pada bulan April yang menunjukkan peningkatan data signfikan dari kontraksi data -0,8% naik ke posisi 0,7%.

Pergerakan kurs euro di sesi Asia (02:10:35 GMT) bergerak positif terhadap dollar AS, setelah dibuka lebih tinggi dari perdagangan sebelumnya pada 1.1293 di awal perdagangan (00.00 GMT), kurs Euro naik 6 pips atau 0,07% dan nilai bergulir berada pada 1.1296.

Untuk perdagangan selanjutnya hingga penutupan perdagangan sesi Amerika berakhir besok pagi, pair EURUSD dapat naik ke kisaran 1.1320-1.1354. Namun jika terjadi koreksi turun maka pair akan menuju kisaran 1.1250.

http://vibiznews.com/2016/06/14/keberhasilan-kurs-euro-sesi-asia-14-juni-lanjutkan-rebound/