Ada satu pertanyaan, apakah setiap usaha itu akan berhasil dan bisa bikin kaya? Tentu tidak menjamin. Sebab, kalau dijamin pasti, maka tidak ada orang yang punya profesi selain pengusaha. Selama ini memang banyak cerita sukses, tapi banyak juga cerita gagal.
Kegagalan, terjadi karena biasanya kita mudah menyerah. Padahal justru ketika menyerah, sebentar lagi akan meraih sukses. Pendeknya, biasanya ketika sudah mencapai 90% usaha, kemampuan dan pengetahuan, karena datang ujian besar lalu menganggap sulit, merasa tak mampu, lalu menyerah, maka gagal.

Orang yang sudah pernah memiliki dasar-dasar kemampuan, ketika gagal akan mencoba kembali. Minimal meyakini bahwa kesuksesan tertunda.

Jepang bisa dijadikan contoh negara yang pantang menyerah. Ketika negara itu diluluhlantakkan oleh sekutu pada Perang Dunia, dalam waktu singkat bangkit dan menjadi macan Asia bahkan dunia. Begitu juga Korea. Mereka cepat bangkit karena dasar-dasarnya sudah kuat, termasuk mental sebagai bangsa yang kuat dan besar.

Untuk meraih kesuksesan, memang tidak instan. Kita ingat bahwa Kolonel Sanders pendiri KFC yang membuat resep ayam goreng, dia harus mencoba sampai 100 kali lebih akhirnya menemukan resep yang pas, yang akhirnya mendunia.

Kita juga ingat cerita tentang developer game dunia, Rovio. Sudah 50 game yang dibuat ternyata tidak memberikan keuntungan buat perusahaannya. Begitu game ke-54, permainan Angry Bird diluncurkan, ternyata sukses dan disukai orang banyak, dan Rovio pun sukses.

Begitu pula cerita tentang Soichiro Honda, pembuat mobil Honda. Dari kecil punya mimpi bikin mobil, tapi selalu menemui kegagalan. Pabrik dan bengkelnya dua kali terbakar, dia bangkit. Piston yang dibuat berkali-kali dianggap buruk, tapi dia tak menyerah. Dia belajar bikin piston sebaik mungkin dengan baca buku dan kuliah. Akhirnya piston buatannya diakui oleh pabrikan lain. Dan, akhirnya Honda pun berkibar, hingga kini.

Honda berhasil membuktikan bahwa orang yang asalnya miskin, ndeso, minim pendidikan dan modal kecil juga bisa sukses, bahkan merajai dunia. Ketika gagal ia bangkit, ketika menemui kesulitan dalam temuannya ia belajar dan kuliah lagi. Karena kuatnya mimpi punya perusahaan mobil itulah, maka dia pasang dalam tagline “The Power of Dream”.

Saat ini, kita menyaksikan sedang rame pertandingan sepakbola Piala Dunia. Beberapa hari lalu, ada pertandingan antara Pantai Gading lawan Jepang. Di babak pertama Jepang mengungguli Pantai Gading 1-0. Namun, pelatih Pantai Gading pun menurunkan Didier Drogba. Bekas pemain Chelsea yang kini jadi pilar Pantai Gading.

Begitu dia masuk lapangan, ternyata memberikan support mental yang luar biasa pada tim. Serasa teman-temannya menemukan darah segar. Dan, meski Drogba tidak membuat gol, tapi dia bagaikan penguat semangat, mengobar mental, dan akhirnya memberikan kepercayaan diri yang luar biasa pada tim, sehingga bisa Pantai Gading menghajar balik dan meraih kemenangan 2-1.

Begitulah, faktor mental membuktikan begitu pentingnya. Sehingga, ketahanan mental sangat diperlukan bagi seorang pejuang, seorang usahawan, dimanapun berada. Pengusaha yang sukses pasti tidak akan mudah menyerah, tapi selalu mencari celah peluang, mencari upaya lolos dari masalah, dan selalu berkarya untuk meraih kesuksesan.

Ibarat sekolah, tidak akan lulus bila tanpa ujian. Ibarat hari Lebaran, tidak terasa nikmat bila tidak merasakan saat puasa. Setiap sukses selalu melewati ujian yang berat. Mau tidak mau, harus dilalui. Sadarlah bahwa itu bagian dari ujian, yang artinya kemenangan akan datang.

Orang yang tidak mudah menyerah biasanya memiliki mental yang baja. Bisa dari dalam dirinya sendiri mentalnya sudah bagus, tapi juga bisa didorong oleh orang lain yang mampu memberikan kekuatan mental. Tak jarang dalam beberapa pertandingan penting, seseorang yang juara atau berprestasi, karena ada pendorong mental di dekatnya. Misalnya saat bertanding ada ibunya, ayahnya, atau kekasihnya di sekitarnya memberikan motivasi.

Yang pasti, jangan mudah menyerah. Anda boleh ikut berbagai macam pelatihan motivasi untuk kesuksesan Anda. Namun, itu tidak akan menjadi apapun kalau dalam diri Anda tidak tumbuh motivasi yang kuat. Mental Anda harus benar-benar kuat dan teruji agar bisa meraih kemenangan.

Soichiro Honda berkata, “Orang melihat kesuksesan saya hanya satu persen. Tapi, mereka tidak melihat 99% kegagalan saya”. Dia melanjutkan, “Ketika Anda mengalami kegagalan, mulailah bermimpi, mimpikanlah mimpi baru dan berusahalah untuk mengubah mimpi itu menjadi kenyataan.” ***

sumber merdeka.com