Solid Gold Berjangka – Badan Pengatur Hilir (BPH) Migas memprediksi akan terjadi peningkatan konsumsi BBM subsidi saat Lebaran ini.

Direktur BBM BPH Migas, Hendra Fadli, mengatakan konsumsi premium mulai 12 Juli hingga 12 Agustus 2014 atau H-5 sampai H+5 diperkirakan akan mengalami peningkatan 14 persen dari rata rata harian normal sebesar 80.926 kilo liter menjadi 91.830 kilo liter.

Konsumsi avtur juga diperkirakan naik 8,6 persen dari rata rata harian normal sebesar 10.619 kilo liter menjadi 11.536 kilo liter. Sedangkan, penggunaan LPG juga diperkirakan naik 8,5 persen dari rata rata harian normal sebesar 18.069 MT menjadi 19.614 MT.

Menurut Hendra, penambahan kuota BBM saat Lebaran tidak akan membuat konsumsi BBM subsidi jebol hingga akhir tahun.

“Ini Pertamina antisipasi peak tertentu saja seperti liburan dan Lebaran. Daerah sini rute sibuk akan dipasok lebih. Mungkin daerah lain berkurang. Kemudian setelah Lebaran nanti berkurang juga,” ucap Hendra di Kantornya, Jakarta, kamis (24/7).

Meski demikian, konsumsi solar pada masa ini justru diperkirakan menurun sebesar 4,9 persen dari rata rata harian normal sebesar 40.626 kilo liter menjadi 38.628 kilo liter. Penurunan ini terjadi karena banyak pengusaha libur saat Lebaran, terutama pengusaha tambang.

“Kita telah mengambil berbagai tindakan untuk menjaga stabilitas BBM secara nasional dan agar tidak terjadi kelangkaan,” tutupnya.