Laju Rupiah diprediksi masih terseok di zona merah 
PT.SolidGoldSemarang~Laju nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat diperkirakan masih mengalami pelemahan pada perdagangan hari ini. Hal tersebut atas imbas kembali melemahnya harga minyak dunia di mana terus menyentuh titik terendah.
Head of Research Woori Korindo Securities Indonesia (WKSI) Reza Priyambada mengatakan pelaku pasar lebih memilih investasi dalam bentuk Dolar AS sehingga laju Rupiah kembali melemah.
“Laju Rupiah belum menunjukkan adanya perbaikan di mana masih menunjukan pelemahan lanjutannya,” ujar dia dalam riset hariannya, Rabu (7/1).
Selain itu, kata Reza, masih adanya kekhawatiran terhadap masalah Yunani yang melemahkan Euro juga turut berimbas negatif pada Rupiah. Terapresiasinya Yuan seiring rilis rencana Pemerintah China untuk mendorong pengerjaan proyek infrastruktur senilai 7 triliun Yuan, belum cukup mampu direspon positif pelaku pasar.
“Laju Rupiah berada di bawah target level support 12.600. Masih adanya sentimen negatif membuat laju Rupiah berpeluang kembali melanjutkan pelemahan. Meski diharapkan dapat lebih terbatas namun, tetap waspadai berlanjutnya pelemahan nilai tukar Rupiah. Rp 12.665-12.649 (kurs tengah BI),” pungkas dia.

sumber merdeka
baca Disclaimer