SOLID GOLD BERJANGKA –¬†Perniagaan lewat internet adalah bentuk baru bisnis yang sudah menjadi pilihan lazim bagi para wirausahawan untuk memulai usaha. Beberapa orang bahkan menganggap membuka usaha perniagaan online itu sama mudahnya dengan menjual barang lewat internet, sehingga menganggap remeh hal-hal penting seperti manajemen resiko. Padahal, manajemen resiko dalam perniagaan online sangat penting untuk memastikan bahwa usaha Anda laris, bisa berjalan secara permanen, dan kredibilitas Anda sebagai pedagang terjaga.

Dalam perniagaan online, Anda tidak berhadapan langsung dengan pembeli sehingga pembeli benar-benar hanya bermodal kepercayaan dan janji serta reputasi Anda untuk bertransaksi. Kredibilitas Anda sebagai pedagang pun dipertaruhkan dalam tingkatan yang jauh lebih besar di sini daripada berdagang di toko biasa. Selain itu, di jaman internet seperti sekarang, sangat mudah bagi konsumen untuk bersikap kritis. Pengalaman buruk saat berbelanja di toko online akan disebarkan ke berbagai forum dan media sosial sehingga reputasi Anda sebagai penjual akan hancur untuk seterusnya. Untuk mencegah hal tersebut, ada baiknya Anda sebagai pedagang online melakukan berbagai langkah manajemen resiko, bahkan sejak sebelum memasarkan barang.

 

Langkah-langkah Melakukan Manajemen Resiko

Dalam perniagaan online, manajemen resiko idealnya dilakukan bahkan sejak sebelum Anda mulai memasarkan barang, Berikut adalah beberapa langkah pengelolaan resiko yang wajib dilakukan semua pelaku usaha online:

  • Menguji Produk yang Akan Dijual

Seorang penjual yang baik harus mengetahui seluk-beluk dari produk yang dijualnya, sehingga bisa memastikan bahwa produk yang dijual aman, tidak menimbulkan kerugian pada konsumen dan tidak akan menimbulkan masalah seperti tuntutan ke meja hijau atau tuntutan ganti rugi oleh konsumen yang merasa dirugikan.

Hal ini bisa dilihat contohnya pada bisnis penjualan produk makanan dan kosmetik atau perawatan kulit. Produk makanan yang tak memiliki ijin Depkes dan Badan POM atau produk kosmetik yang mengandung bahan berbahaya dan termasuk illegal di Indonesia bisa mengakibatkan masalah yang tak perlu bagi penjual. Pastikan untuk melakukan pengecekan, pengujian atau pemeriksaan akan semua jenis barang dagangannya.

  • Memilih SDM dan Rekan yang Baik

Ketika seorang pedagang mulai meluaskan usahanya, ia akan mulai harus bekerjasama dengan rekan dan bahkan merekrut pegawai. Manajemen resiko menyangkut SDM harus dilakukan agar usaha bisa berjalan dengan lancar tanpa hambatan lantaran pegawai yang tak kompeten atau bahkan rekan bisnis yang tidak jujur.

Untuk memilih pegawai bisa dengan melakukan wawancara dan penyelidikan terhadap latar belakang si calon pegawai, atau bahkan meminta referensi dari tempat kerja si pegawai yang sebelumnya. Sedangkan untuk memilih rekan bisnis, harus benar-benar dilihat rekam jejaknya, status atau reputasi usaha yang dijalankannya serta reputasi si rekan bisnis sendiri. Jangan sampai reputasi Anda hancur karena ulah rekan bisnis atau pegawai.

  • Menyiapkan Sumber Modal yang Cukup

Agar bisa selalu memenuhi permintaan konsumen, pedagang harus melakukan manajemen resiko dari segi permodalan dan pembiayaan, terutama jika berjualan adalah satu-satunya sumber pemasukannya. Pastikan Anda memiliki sumber permodalan yang cukup jika Anda memutuskan untuk tidak lagi melakukan pekerjaan tetap dan ingin benar-benar berdagang saja 100%.

Manajemen resiko harus dilakukan bahkan sejak usaha yang Anda rintis masih sederhana. Jika dilakukan sejak awal, bisnis perniagaan online Anda akan menjadi semakin besar dan akhirnya berhasil meraih kepercayaan konsumen. Walau memakan waktu lama, meraih kepercayaan konsumen adalah sumber utama keuntungan perniagaan online karena sifatnya yang tak berhadapan muka, dan hal ini hanya bisa dilakukan jika Anda bisa meminimalisir resiko.