Hasil gambar untuk Dolar Tumbang

PT.SolidGoldSemarang~ Dolar turun ke level 3 bulan terendahnya ditengah naiknya imbal hasil obligasi Eropa yang memangkas permintaan akan aset AS, hal itu tentu menciptakan aksi jual menurut Goldman Sachs Group Inc. dibandingkan dengan adanya pemangkasan (tapering) yang dicetuskan oleh mantan Ketua Federal Reserve pada tahun 2013 lalu. Janet Yellen yang saat ini Ketua The Fed menambahkan kecemasan tersebut dengan menyatakan suku bunga jangka panjang dapat melonjak saat bank sentral meningkatkan suku bunga acuannya yang akan mengantarkan Bursa Saham Negeri Paman Sam dan obligasinya turun.

Indeks Spot Dolar Bloomberg turun 0.7% ke level 1,160.75 pukul 5 sore ini waktu New York yang sekaligus level terendah pada basis penutupannya sejak 5 Februari kemarin. Sepanjang bulan April kemarin indeks acuan tersebut mengalami penurunan sebesar 3%.

Dolar turun 1.4% ke level $1.1347 per euro dan turun 0.3% ke level 119.46 yen.

�Suku bunga jangka panjang berada pada level terendahnya,� hal tersebut diutarakan oleh Yellen saat menanggapi sebuah pertanyaan setelah pidatonya di Washington pada hari Rabu. �Kita akan melihat peningkatakan tajam pada suku bunga jangka panjang� setelah ekonomi lepas landas. Sementara mayoritas anggota The Fed memprediksi bahwa mereka di tahun ini akan menaikkan suku bunga yang pertama kalinya sejak tahun 2006 silam. (bgs)

Sumber : Bloomberg
baca Disclaimer