PT.SolidGoldSemarang~ Minyak diperdagangkan mendekati harga terendah sejak Maret 2009 sebelum rilis data pemerintah AS yang diperkirakan akan menunjukkan bahwa cadangan minyak mentah di konsumen terbesar dunia tersebut diperluas lebih lanjut dari rekor tertinggi.

Minyak berjangka sedikit berubah di New York setelah jatuh 2,1% pada hari Senin. Persediaan minyak mentah kemungkinan naik 3,3 juta barel menjadi 452.200.000 pada pekan lalu, menurut survei Bloomberg News sebelum laporan dari Energy Information Administration (EIA). Harga minyak bisa turun menjadi US $ 40 per barel jika mereka gagal untuk menstabilkan pada level saat ini, kata Stephen Schork, yang bekerja di komoditas perdagangan.

Meningkatnya pasokan AS memperburuk berlimpahnya pasokan global yang mendorong harga hampir 50% lebih rendah pada tahun lalu. Iran bisa meningkatkan ekspor minyaknya sebesar 1 juta barel per hari jika sanksi internasional dicabut, menteri minyak Iran mengatakan setelah kembali melakukan pembicaraan atas program nuklirnya. Iran merupakan produsen minyak terbesar kelima di Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC).

West Texas Intermediate untuk pengiriman April berada di level $ 43,94 per barel di perdagangan elektronik di New York Mercantile Exchange, naik 6 sen, pada pukul 11:19 siang waktu Sydney. Kontrak WTI turun 96 sen menjadi $ 43,88 pada hari Senin. Volume semua berjangka yang diperdagangkan adalah sekitar 66% di bawah rata-rata 100-hari. Harga telah turun 18% dalam tahun ini.(frk)

Sumber: Bloomberg
baca Disclaimer